Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Ilustrasi kesenian Angguk./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY pengin kebudayaan lokal bisa tampil di acara-acara resmi yang digelar di Kanada. Keinginan itu tercetus seusai kunjungan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia ke Kantor Gubernur DIY, Selasa (17/7/2018).
"Ini kunjungan awal. Wakil Duta Besar [Kanada] bidang politik [Geoffrey J. C. Dean] yang diutus Duta Besar Kanada. Harapan dari duta besar Kanada bisa menjalin kerja sama lebih jauh dengan Indonesia, khususnya dengan DIY, karena DIY punya keistimewan," kata Wakil Ketua DPRD DIY Dharma Setiawan seusai pertemuan di Kantor Gubernur DIY, Selasa.
Geoffrey pun, kata Dharma, mengerti akan hal tersebut. Karena alasan itu pula ia diutus sebelum adanya pertemuan antara HB X dan duta besar Kanada untuk Indonesia.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Budi Wibowo mengatakan sejauh ini sudah ada kerja sama antara Pemda DIY dan Pemerintah Kanada di bidang kesenian. Kerja sama ini bentuknya adalah pengiriman tim kesenian ke negeri yang dipimpin Justin Trudeau itu.
"Tapi tampilnya masih sebatas di universitas. Kami inginnya di acara resmi, seperti di gedung opera. Biar kebudayaan DIY bisa tampil di pentas dunia. Masa Anggun C Sasmi [penyanyi] saja bisa tampil di Paris Opera, kami juga harus bisa," kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
BMKG mengungkap pengaruh MJO yang memicu cuaca panas, gerah, lalu hujan lebat mendadak di berbagai wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.