Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Kepala BNN Kabupaten Sleman, Kuntadi (dua dari kanan), memberikan penjelasan terkait dengan acara Kampanye Antinarkoba, Jumat (20/7/2018).
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman siap menggelar kampanye setop narkoba dengan kegiatan senam sehat. Keluarga menjadi elemen kampanye yang penting untuk digarap dalam program ini.
Kepala BNN Kabupaten Sleman, Kuntadi, mengatakan kampanye yang diadakan merupakan bagian dari peringatan Hari Anti Narkoba Internasional. "Kami menggelar sejumlah acara mulai sebelum peringatan, saat puncak peringatan, dan pasca peringatan," kata Kuntadi, Jumat (20/7/2018).
Kuntadi mengatakan tahun ini jajarannya menggelar acara kampanye di Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping dengan kegiatan senam sehat. Alasan memilih senam karena tahun ini BNN Sleman menggencarkan kampanye sampai tingkatan keluarga.
"Kalau senam mulai dari orang tua sampai anak bisa terlibat, sementara olah raga yang lain seperti futsal hanya menyasar kalangan tertentu saja," ujar Kuntadi. Dalam acara ini BNN Sleman menargetkan jumlah peserta sekitar 1.000 orang.
Menurut Kuntadi, alasan memilih Kecamatan Gamping sebagai tempat kampanye karena wilayah ini masuk daerah rawan tingkat satu. "Kami sudah petakan daerah mana saja yang masuk wilayah rawan satu dan wilayah rawan dua di masing-masing kecamatan di Sleman," ujar Kuntadi.
Selain menggelar senam sehat. BNN Sleman juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Selain itu ada juga mobil dari BNN Sleman yang akan menayangkan video sosialisasi bahaya narkoba.
Kepala Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sudarisman, mengakui wilayahnya termasuk rawan dan banyak warga yang terjerat kasus narkoba. "Kami mendukung sepenuhnya kegiatan dalam rangka pencegahan narkoba. Mudah-mudahan dengan langkah yang ditempuh bisa mengurangi peredaran narkoba terutama agar generasi penerus bangsa bisa terselamatkan," katanya.
Menurut Sudarisman, saat ini di Desa Banyuraden memiliki Satgas Antinarkoba. "Kini satgas sudah berkembang hingga tingkat perdusunan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.