Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Valerianus B. Jehanu (tengah) dan Bima Sakti (kiri) dari Yayasan Satunama saat berkunjung ke Harian Jogja, Selasa (24/7/2018). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- Festival Kearifan Lokal akan menampilkan keberagaman agama leluhur atau penghayat kepercayaan dari sejumlah daerah di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Valerianus B. Jehanu, Unit Kebebasan Beragama, Berkeyakinan dan Inklusi Sosial (KBBIS) Yayasan Satunama, saat berkunjung ke Harian Jogja, Selasa (24/7/2018). Yayasan Satunama memelopori kegiatan yang akan digelar di Salamrejo, Sentolo Kulonprogo pada 25-31 Juli 2018 tersebut.
Valerianus menyebutkan sejumlah penghayat kepercayaan yang akan hadir yakni Marapu dari Sumba, Parmalim dari Batak, Ugamo Bangsa Batak dari Batak, dan Sapto Darma. Di Salamrejo sendiri ada penghayat Majlis Eklasing Budi Murko yang diikuti sejumlah umat.
"Kami berharap selain menjadi momentum bagi penghayat kepercayaan, kegiatan ini juga menjadi ajang cross learning dan bagian dari kampanye inklusi," katanya dalam keterangannya.
Konsep kegiatan ini adalah sarasehan dengan metode curah gagasan dan dialog. Sejumlah narasumber dihadirkan, mereka terdiri para tokoh agama (rohaniawan), budayawan dan tokoh penghayat. Kegiatan diskusi digelar dengan peserta penghayat kepercayaan.
"Namun, masyarakat yang memiliki ketertarikan untuk studi tentang penghayat kepercayaan bisa ikut hadir," tambahnya.
Sepanjang festival ini juga akan ditampilkan bazaar dan pameran produk lokal hasil karya para penghayat. Guna memeriahkan suasana, akan ditampilkan kesenian lokal seperti oglek, karawitan, jathilan, ketoprak hingga band.
Puncak acara yakni kirab budaya pada Selasa (31/7/2018) yang akan bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Desa Salamrejo. Valerianus menyebutkan sedikitnya 40 orang dari penghayat kepercayaan berbagai daerah di Indonesia akan hadir dan melaksanakan live in di Salamrejo. Mereka akan tinggal di rumah warga.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono mengungkapkan Harian Jogja tinggi keberagaman dan mendorong toleransi. "Kami tidak hanya menampilkan berita kejadian tetapi juga menyuarakan toleransi agar tidak mudah terprovokasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Jadwal SIM Keliling Jogja Kamis 24 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
DPRD DIY mendorong budaya literasi tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga kualitas SDM, pendidikan, dan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan layak.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.