Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Kondisi area warung warga di Pantai Glagah, Temon, Kulonprogo yang terendam air hingga setinggi perut orang dewasa, Rabu (25/7/2018)./Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, BANTUL -- Gelombang tinggi yang terjadi dalam sepekan terakhir tidak hanya berdampak pada rusaknya sejumlah bangunan. Namun juga berdampak pada turunnya omzet pedagang di kawasan Pantai Depok, Kretek.
Salah satu pemilik warung makan di Pantai Depok, Dardi Nugroho mengakui kabar gelombang tinggi berdampak turunnya jumlah pengunjung. Kondisi ini berpengaruh terhadap omzet rumah makan yang dia miliki.
“Sepi dan penurunan hampir 70 persen. Di waktu normal, yang datang bisa mencapai puluhan tamu. Namun sekarang bisa mendapat sepuluh pembeli sudah baik. Sebagai contoh pada Rabu kemarin dari pagi sampai malam hanya ada lima pengunjung yang datang,” katanya, Kamis (26/7/2018).
Menurut dia, pemberitaan dan informasi terkait ancaman gelombang tinggi di kawasan pantai sangat berpengaruh. Dardi berharap agar kondisi segera normal sehingga penjualan seafood kembali seperti sedia kala.
“Ya kalau seperti ini jelas susah. Apalagi warung saya juga rusak akibat terjangan ombak di pantai,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah IV DIY yang membawahi Pantai Samas hingga Pantai Pandansimo, Nugroho mengatakan kondisi pada Kamis kemarin lebih aman ketimbang Rabu (25/7). Meski ombak masih besar, tetapi ketinggian gelombang sudah mulau turun. “Kalau kemarin hampir enam hingga tujuh meter, tapi sekarang di kisaran empat meter,” katanya.
Dia berharap masyarakat tetap waspada karena ancaman gelombang tinggi belum sepenuhnya hilang. “Yang bisa kita lakukan harus terus waspada karena saat ini kondisi belum aman,” ujar Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.