38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Stan milik RSUD Panembahan Senopati Bantul di dalam Bantul Expo 2018 di kawasan Pasar Seni Gabusan, Jumat (27/7/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL-Tim dari Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul ikut menyemarakkan gelaran Bantul Expo 2019 yang mulai digelar Jumat (27/7/2018) hingga Senin (6/8/2018) mendatang.
Stan yang dibuka tergolong unik karena dibentuk menyerupai ambulan. Di dalam stan terdapat beberapa fasilitas layanan mulai dari konsultasi kesehatan, gizi hingga pemeriksaan kesehatan seperi tensi darah, cek gula hingga kolestrol. Bagi masyarakat yang ingin berkunjung tidak perlu khawatir karena layanan diberikan secara gratis. Khusus untuk tensi darah setiap harinya dibatasi 125 pengunjung, untuk cek gula dan kolestrol juga 125 pengunjung.
Kepala Bidang Pengembangan RSUD Panembahan Senopati Bantul, Sidiq Rohadi mengatakan, pihaknya rutin mengikuti gelaran Bantul Expo di setiap tahunnya. Partisipasi ini juga sebagai bentuk layanan corporate social responsibility (CSR) yang dimiliki. Tanggung jawab dalam CSR diwujudkan pemberian layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
“Siapa saja boleh datang. Mau periksa kesehatan, konsultasi gizi bisa datang ke stan kami,” katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (27/7/2018) kemarin.
Menurut dia, selain layanan dan pemeriksaan kesehatan, para pengunjung bisa mengetahui tentang stanar Operasional Prosedural (SOP) yang dimiliki RSUD. Di dalam pemberian pelayanan, lanjut Sidiq, dibagi dalam tiga kategori. Untuk kategori merah, dilaksanakan secara langsung tanpa ada jarak waktu alias baru datang langsung ditangani. Sementara itu, untuk kategori kuning ada rentang waktu layanan 15 menit dan hijau 30 menit. stanarisasi dalam kategori diberikan berdasarkan pada kondisi yang dialami oleh pasien.
“Jadi ini bisa memberkan pemahaman kepada masyarakat sehingga tidak perlu takut datang untuk berobat ke RSUD karena sudah ada stanarisasi layanannya tersendiri,” katanya.
Bupati Bantul Suharsono mengapresiasi pelakasanaan Bantul Expo 2018. Dia pun berharap selama pelaksanaan berjalan dengan lancar dan aman. “Mudah-mudahan tidak ada hambatan selama pelaksanaan,” katanya.
Pada saat pembukaan yang dilakukan Jumat kemarin, bupati bersama rombongan di antaranya dikuti oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Tri Saktiana menyempatkan diri untuk berkeliling stan expo pameran. “Semua komplit karena tidak hanya melibatkan dari OPD di lingkup pemkab tapi juga melibatkan partisipasi dari masyarakat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.