Bacaleg di Sleman Berkurang 13 Orang

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Kamis, 02 Agustus 2018 11:17 WIB
Bacaleg di Sleman Berkurang 13 Orang

Perwakilan dari Partai Nasdem mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman pada Senin (17/7/2018). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menerima berkas hasil perbaikan bacaleg dengan batas terkahir pada Selasa (31/7/2018). Dari total semua bacaleg yang mengembalikan, berkurang 13 bacaleg.

Ketua Divisi Teknis KPU Sleman Haryanta mengatakan dari 598 bacaleg yang didaftarkan, menjadi 585 bacaleg saat penerimaan berkas perbaikan. "Berkurang 13 bacaleg dengan alasan ada yang mengundurkan diri, ada yang berkasnya tidak lengkap," jelas Haryanta pada Rabu (1/8/2018).

Ia mengatakan bacaleg yang berkurang berasal dari tiga parpol yaitu Partai Garuda yang berkurang 10 bacaleg, Partai Demokrat dua bacaleg, dan Partai Berkarya satu bacaleg. Berkas-berkas bacaleg yang tidak lengkap diantaranya surat kesehatan, ijazah, juga sebagian SKCK.

Sementara itu dari temuan KPU Sleman, ada dua parpol yang bacalegnya terdaftar di dua dapil. "Dari PBB [Partai Bulan Bintang] dan Partai Perindo ada yang bacalegnya terdaftar di dua dapil, itu karena kesalahan teknis, namun jumlah bacaleg dari kedua partai itu tetap," kata Haryanta.

KPU Sleman banyak menerima berkas perbaikan pada batas terakhir pengembalian di Selasa (31/7/2018). "Sebelumnya KPU Sleman tidak menetapkan batas waktu sampai pukul berapa, tapi sore (31/7/2018) kami mendapat Surat Edaran terkait batas pengembalian berkas pendaftaran sampai pukul 24.00 WIB," kata Haryanta.

Haryanta mengatakan, dari 585 bacaleg hasil dari perbaikan masih ada kemungkinan untuk berkurang lagi. Setelahnya KPU Sleman akan melakukan verifikasi sampai penetapan Daftar Calon Sementara (DCS).

"Nanti akan ada pengumuman DCS dari tanggal 12 Agustus sampai tanggal 14," kata Haryanta. Masyarakat bisa memberikan masukan terkait bacaleg yang sudah diumumkan oleh KPU Sleman sampai penetapan Daftar Calon Tetap (DCT). Sementara itu penetapan DCT diperkirakan di September.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online