Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Lomba di Balai RW 04, Mrican Catur Tunggal Depok Sleman, Sabtu (4/8/2018). /Ist-Dok panitia
Harianjogja.com, SLEMAN- Dalam rangka memperingati hari HUT RI ke 73, diadakan Lomba Masak Jajanan Nusantara Tempoe Doloe. Lomba ini bertempat di Balai RW 04, Mrican Catur Tunggal Depok Sleman, Sabtu (4/8/2018).
Koordinator seksi acara, Marlina Handayani menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kreatifitas serta keguyuban warga RW 04. Kegiatan tersebut didukung dengan bahan baku dari produk Perkedelku dan dukungan dari Forisa.
Lomba masak diikuti oleh 15 kelompok, masing masing kelompok terdiri dari dua orang anggota.
Setiap kelompok menampilkan kreativitas dan jenis masakan yang beraneka ragam. "Ini menunjukkan antusias dan semangat peserta untuk mengekspresikan bakat dan kreasinya," katanya.
Juri lomba menghadirkan dari ICA (Indonesia Chef Association), IFBEC (Indonesian Food & Beverage Executive Association) serta dari pihak sponsor. Hasilnya, diputuskan Juara I Perkedel Lilit oleh Dwi Astuti dan Putri, Juara II dengan masakan Perkedel Serabi Kocor oleh Utin dan Sunti, Juara III oleh Inten dan Diah dengan menampilkan masakan Kroket Wortel ayam.
Pihak juri memberikan kesan bahwa warga masyarakat RW 04 sangat kreatif dan nampak rukun serta kompak yang terlihat dari semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
"Ke depan, bakat dan kreativitas dapat disalurkan dan dikembangkan dengan mengikuti kegiatan lomba atau kegiatan peningkatan wawasan dalam hal memasak oleh ICA dan IFBEC," tambah Marlina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 88 persen. Proyek dikebut agar bisa difungsionalkan saat Nataru.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.