Mengenaskan, Seekor Ikan Lumba-Lumba Hidung Botol Terdampar di Pantai Trisik

Warga Desa Banaran melihat bangkai ikan lumba-lumba yang terdampar di Pantai Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Senin (6/8 - 2018).Harian Jogja/Beny Prasetya
06 Agustus 2018 17:15 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Seekor ikan lumba-lumba terdampar di Pantai Trisik, di wilayah Dusun Sidorejo, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Senin (6/8/2018). Bangkai ikan sepanjang dua meter tersebut langsung menjadi tontonan warga sekitar.

Salah seorang warga, Nissa, mengaku baru kali ini ada ikan lumba-lumba terdampar di Pantai Trisik. Sebelumnya hewan laut lain yang pernah terdampar yakni ikan hiu dan paus. "Sudah lama kami tidak melihat ada ikan berukuran besar terdampat, membuat penasaran juga," katanya, Senin.

Menurutnya ikan berbobot sekitar 300 kilogram itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan, ikan tersebut sudah mati dan mengeluarkan bau busuk. "Rencananya mau dikubur," katanya.

Kepala Dusun Sidorejo, Jaka Samudra, menyatakan warga langsung mengubur ikan yang membusuk itu. Anggota Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Pantai Glagah itu juga menyatakan lumba lumba tersebut berjenis lumba-lumba hidung botol. "Ikan lumba-lumba sering terlihat berenang di kawasan pantai Trisik, tetapi baru kali ini ada yang terdampar," katanya. Menurutnya, cuaca dingin yang cukup ekstrem diprediksi membuat ikan yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi itu mati.