Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Para siswa SDIT Samawi sedang mempraktikan manasik haji di halaman Masjid Agung Bantul, Rabu (16/8/2018). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 313 siswa siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Samawi mengikuti manasik haji di halaman Masjid Agung Bantul, Kamis (16/8/2018) pagi. Kegiatan rutin sekolah setiap dua tahun sekali itu sebagai bentuk pembelajaran siswa untuk mengetahui tata cara beribadah haji.
Proses manasik haji didesain semirip mungkin dengan manasik-manasik haji pada umumnya sebelum pemberangkatan ibadah haji. Para siswa siswi yang berusia antara 7-12 tahun itu juga mengenakan pakaian Ihram atau pakaian tanpa jahitan, kemudian melaksankan beberapa rukun haji dan sunah haji, seperti Tawaf memutari replika Kakbah.
Lalu Sa\'i atau lari-lari kecil antara Shafa dan Marwah, melempar jumrah hingga tahalul atau memotong sebagian rambut. Mereka terlihat tertawa riang gembira mengikuti prosesi manasik, beberapa anak sesekali melakukan gerakan semaunya tanpa mengikuti instruksi pembimbing mansik.
Kepala SDIT Samawi, Ahlan mengatakan kegiatan manasik haji sengaja dilakukan untuk mengenalkan ritual haji sejak dini, supaya ketika dewasa nanti mereka tidak asing lagi saat melaksanakan ibadah haji suatu saat nanti.
Menurut dia, tata cara ibadah haji sebenarnya sudah mulai dikenalkan secara teori di kelas khusus untuk kelas V dan VI. "Supaya lebih maksimal setelah teori praktik manasik haji kita gelar di lapangan," kata Ahlan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberi pengalaman kepada para siswa tentang tata cara melaksanakan ibadah haji. "Dan dapat menumbuhkan semangat ibadah haji sejak dini," ujarnya.
Ahlan menambahkan beberapa properti yang digunakan dalam manasik haji disiapkan pihak sekolah dan orang tua siswa. Untuk pakaian ihrom disiapkan oleh masing-masing orang tua siswa.
Sobri Hanif Mufidan, 12, salah satu siswa kelas VI mengaku senang mengikuti manasik haji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.