HIPMI Syariah dan BWI DIY Jajaki Kolaborasi Wakaf Produktif
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Para pembicara dalam pelatihan pelayanan penanggulangan penderita gawat darurat untuk orang awam di Aula Pemkab Bantul II, Manding, Bantul, Sabtu (1/9/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul menggelar pelatihan pelayanan penanggulangan penderita gawat darurat untuk orang awam di Aula Pemkab Bantul II, Manding, Bantul, Sabtu (1/9/2018). Kegiatan ini diikuti sebanyak 92 orang dari awak ambulans swasta di Bantul.
Pelatihan ini diharapkan para awak ambulans dapat menolong pasien gawat darurat dengan tepat, cepat, dan cermat. "Harapannya peserta dapat memberikan pertolongan pertama pada korban sebelum tenaga medis datang atau sebelum penderita dirujuk ke tempat pelayanan yang lebih lengkap," kata Direktur RSUD Panembahan Senopati Bantul, I Wayan Marthana.
Selain I Wayan Marthana, pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Atthobari, Kepala Bagian Pengembangan Sidiq Rohadi, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bantul Ipda Mulyanto, dan sejumlah tenaga medis.
I Wayan mengatakan penanggulangan penderita gawat darurat adalah suatu pelayanan kesehatan yang terarah dan terpadu bagi setiap masyarakat yang berada dalam keadaan gawat darurat. Keadaan gawat darurat dapat terjadi kapan dan dimana saja, dan dapat disebabkan karena penyakit atau kecelakaan.
Menurut dia, orang yang berada di tempat kejadian sebenarnya merupakan penentu keselamatan korban, yang diharapkan dapat melakukan sesuatu untuk mencegah kematian atau kecacatan akibat keadaan darurat. Para awak ambulans merupakan salah satu yang paling dekat dengan tempat kejadian sehingga perlu memahami dalam dalam memberikan pertolongan pertama.
Minimal mampu membebaskan gangguan jalan napas, mampu memberikan nafas buatan, dan mampu melakukan pijat jantung, "Kalau melihat unsur Kegawatdaruratan pertama kali harus dilihat jalan napasnya dulu tersumbat atau tidak. Kedua kalau cedera badan letak cederanya dimana? Jangan sampai cedera di kaki pas diangkat justeru kakinya yang ditarik. Ketiga kesadarannya, masih sadar atau tidak? Misalnya bisa dicek dri denyut nadi," papar I Wayan.
Kepala Sub Bagian Hukum, Pemasaran, dan Kemitraan RSUD Panembahan Senopati, Siti Rahayuningsih mengatakan para awak ambulans yang menjadi sasaran sosialisasi penanganan keadaan gawat darurat karena saat ini sudah banyak ambulan yang dikelola swasta. Selama ini mereka sering membawa pasien gawat darurat.
Menurut dia, awak ambulans tidak cukup sebatas pandai mengemudikan ambulans, namun perlu memahami persyaratan kegawatdaruratan, perlatan yang harus tersedia di ambulans, serta memahami cara menanggulangi penderita gawat darurat demi keselamatan pasien.
"Jangan sampai salah dalam memposisikan pasien saat dibawa ambulans. Misalnya apakah harus ditidurkan atau didudukkan, ini perlu keterampilan. Karena ternyata belum semua awak ambulana terutama relawan memahaminya," ujar dia.
Sementara itu Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bantul, Ipda Mulyanto menekankan pada unsur keselamatan pada awak ambulans. Ia mengatakan ambulans merupakan salah satu kendaraan yang mendapat prioritas untuk diberikan jalan, namun keselamatan awak ambulans dan pengendara lain juga perlu diperhatikan. "Jangan sampai mengabaikan keselamatan," kata dia.
Mulyanto mengingatkan tidak sembarang rotator ambulans dibunyikan. Lampu rotator boleh dibunyikan ketika ambulans sedang membawa pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
BGN menegaskan pengajuan dapur MBG atau SPPG gratis tanpa pungutan biaya setelah muncul dugaan penjualan titik MBG di sejumlah daerah.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.