6.000 Anggota TNI-Polri dan Masyarakat Bersama-sama Menari Gemu Famire di Lanud Adisutjipto

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Selasa, 04 September 2018 15:15 WIB
6.000 Anggota TNI-Polri dan Masyarakat Bersama-sama Menari Gemu Famire di Lanud Adisutjipto

Ribuan personel TNI, Polri dan masyarakat ikut menari gemu famire di Lanud Adisutjipto, Selasa (4/9/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN—Dalam rangka peringatan HUT ke-73 TNI, aparat TNI, Polri, dan masyarakat bersama-sama menari gemu famire di Shelter Delta Skadik 102 Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Ratusan anggota TNI, Polri dan masyarakat tersebut menari bersama untuk memecahkan rekor penari gemu famire terbanyak Museum Rekor Indonesia (Muri). Selain di Lanud Adisutjipto, di beberapa daerah juga diadakan acara serupa.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan sebanyak 346.829 orang ikut menari gemu famire. "Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa memberi inspirasi untuk saling menjaga silaturahmi serta persatuan dan kesatuan," ujarnya melalui video conference, Selasa (4/9/2018). Acara menari gemu famire yang digelar akhirnya tersebut berhasil memecahkan rekor Muri.

Menurut Panglima TNI, tarian gemu famire bisa mempersatukan nusantara. Ia menganggap pencipta tarian gemu famire Frans Kornelius sebagai pahlawan. Frans merupakan warga Maumere, Nusa Tenggara Timur. Sehari-hari ia bekerja sebagai guru seni budaya di SMK Yohanes 23, Maumere.

"Acara ini juga bertujuan menghargai karya anak bangsa dan budaya lokal di Timur," ujar Hadi Tjahjanto. Secara serentak di beberapa daerah, tarian berlangsung selama 30 menit.

Di Lanud Adisutjipto, hadir beberapa pejabat di antaranya Pangdam IV/Diponegoro, Gubernur Akmil, Gubernur AAU, Danlanud Adisutjipto, Danlanal Yogyakarta, Danrem 072 Pamungkas, dan Kapolda DIY. Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, mengatakan di Jawa Tengah dan DIY, jumlah peserta mencapai 24.000 orang. Khusus di Lanud Adisutjipto ada sekitar 6.000 peserta yang terlibat.

"Acara ini bertujuan untuk meningkatkan gairah anak muda untuk terus berkreasi, seperti menciptakan lagu daerah untuk mengangkat nama daerah dan Indonesia," ujarnya.

Ia berharap pada HUT TNI tahun ini, TNI bisa meningkatkan kemampuannya dan membantu masyarakat yang sudah menjadi tanggung jawab TNI. Puncak HUT ke-73 TNI akan difokuskan di Sabang dan Merauke.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online