BPJS Ketenagakerjaan Dukung Warga Binaan di Kulonprogo Kembali Produktif
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
Para pejabat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jogja mengenakan pakaian kebesaran dari masing-masing peserta Asian Games 2018 seperti Tiongkok dan Jepang dalam Perayaan Hari Pelanggan 2018, Rabu (5/9/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Perayaan Hari Pelanggan 2018 juga dilakukan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jogja, Rabu (5/9/2018). Para pejabat di lingkungan badan ini mengenakan pakaian kebesaran dari masing-masing peserta Asian Games Games 2018 seperti Tiongkok dan Jepang.
Selain menyapa para peserta yang mengantre layanan jaminan sosial ketenagakerjaan, pejabat BPJS Ketenagakerjaan juga melayani pelanggan. Bahkan pelanggan yang merayakan ulang tahunnya pada 5 September ini pun diberi hadiah khusus.
"Ini sebagai salah satu wujud apresiasi kami kepada para peserta. Bagaimanapun kami harus memberikan pelayanan terbaik bagi mereka," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jogja Ainul Khalid di sela-sela kegiatan.
Dia mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2018 jumlah pekerja yang mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 190.480 orang. Adapun total peserta aktif sampai Agustus tercatat 385,878 orang atau masih sekitar 20% dari jumlah angkatan kerja di DIY.
"Ini karena kesadaran pekerja dan perusahaan mulai meningkat, juga didorong oleh SE Gubernur DIY No.560/06595," katanya kepada wartawan.
Menurutnya, SE tersebut berisi kewajiban bagi setiap pelaku usaha untuk mendaftarkan pekerja dan keluarganya sebagai peserta BPJS. Dengan SE tersebut tidak ada lagi alasan bagi pemberi kerja di DIY untuk tidak mengikuti program jaminan sosial. Dia menyontohkan jika aparat desa di Gunungkidul banyak yang ikut program ini, begitu juga dengan Pemkab Sleman di mana pada 2019 seluruh perangkat desa akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Saat ini kami bekerjasama dengan Pemkab Kulonprogo terkait penerapan online single submission (OSS). Sekarang MPP (mall pelayanan publik) sedang dibangun," katanya.
Penerapan OSS ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah kepesertaan. Ketika perusahaan ingin mendapatkan izin ataupun memperpanjang izinnya kalau belum menjadi peserta maka izinnya tidak akan dikeluarkan. "Kalau mau memperpanjang izin tapi masih ada tunggakan mana perusahaan harus membayar dulu tunggakannya," katanya.
Asisten Deputi Wilayah Bidang Umum dan SDM Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Dian Agung Senoaji mengatakan jika seluruh cabang juga merayakan perayaan Hari Pelanggan tahun ini. Perayaan dilakukan selama tiga hari untuk menyapa dan merasakan pelayanan berbeda dengan peserta.
"Ini ajang kangen karena kami tidak sering bertemu dengan pelanggan. Mereka adalah stakeholder utama sehingga pelayanan prima, peduli, ringkas, interaktif, modern, aktif harus kami berikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balai Latihan Kerja Adhyaksa Mandiri Kulon Progo dan BPJS Ketenagakerjaan memberi kesempatan kedua lewat pelatihan kerja dan akses perlindungan jaminan sosial.
MK tak menerima gugatan terkait syarat pendidikan Gibran karena pemohon dinilai tak memiliki kedudukan hukum mengajukan perkara.
Kapolda Jateng Roy Hardi Siahaan memerintahkan polisi menindak tegas narkotika, begal, perampokan, dan curanmor yang meresahkan masyarakat.
Kasus ISPA di Sleman mencapai 13.313 hingga September 2026. Kemarau dan pembakaran sampah meningkatkan paparan debu serta polutan.
Formula UMP 2027 belum berubah. Kemnaker menyebut PP 51/2023 masih menjadi acuan karena UU Ketenagakerjaan punya masa peralihan.
Prabowo memuji kinerja Satgas PKH yang telah menyetorkan Rp52 triliun ke negara selama dua tahun pemerintahan.