Vandalisme dan Reklame Ganggu Rambu Lalin di Jogja

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 13 September 2018 22:37 WIB
Vandalisme dan Reklame Ganggu Rambu Lalin di Jogja

Ilustrasi./Harian Jgja-Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, JOGJA-Aksi vandalisme dan pemasangan reklame masih mengganggu rambu-rambu lalu lintas. Tidak hanya ditempel stiker ataupun dicat semprot, rambu-rambu lalin juga dibumbui iklan liar.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan meski sudah sering dibersihkan, masih saja ada oknum yang melakukan aksi vandalisme. "Setiap hari, ada tim yang membersihkan rambu. Hari ini dibersihkan, besoknya sudah ada lagi," katanya, Kamis (13/9/2018).

Selain merugikan pengguna jalan karena tidak bisa mengetahui perintah yang harus ditaati saat melintas di ruas jalan tersebut, aksi tersebut juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Dishub hingga kini masih kesulitan untuk menangkap basah pelaku vandalisme. Selain waktu beroperasinya tidak tentu, aksi tersebut kadang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan cepat.

"Cat semprot dan stiker sering kali digunakan menutup rambu lalu lintas," katanya.

Golkari meminta agar oknum nakal itu tidak melakukan vandalisme terhadap rambu lalu lintas. Dia juga meminta bantuan masyarakat apabila menenui pelaku vandalisme untuk ditegur dan jika diperlukan dilaporkan ke Dishub atau Satuan Polisi Pamong Praja. "Pelanggaran ini bisa dikenai tindak pidana ringan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online