Masa Berlaku SIM Habis? Segera Perpanjang Hari Ini 29 September di MPP Manding Bantul
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Ilustrasi Pemda DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY berencana membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) dengan melakukan kolaborasi antara Piyungan, Bantul dengan Sentolo, Kulonprogo. KEK di kedua kecamatan di DIY ini diklaim berbeda konsep dengan KEK yang dibentuk sejumlah provinsi di Indonesia. DIY mengedepankan ekonomi kreatif dalam pengembangan KEK Piyungan dan Sentolo.
Kepala Disperindag DIY Tri Saktiyana menjelaskan KEK yang sedang dikonsep ini tidak mainstream seperti kebanyakan KEK yang dikembangkan daerah lain di Indonesia. KEK tersebut akan berbasis industry kreatif yang dari sisi regulasi secara nasional belum pernah ada. Jika KEK pada umumnya seluruh bahan baku dikerjakan di satu kawasan tersebut. Namun KEK yang akan dikembangkan DIY ini agar produknya bisa dikerjakan ibu-ibu rumah tangga cukup di rumah saja namun hasilnya terstandar, kemudian dikirim ke pabrik di kawasan tersebut.
“Jadi bisa dikerjakan sambil momong anak tetapi hasilnya tetap standar internasional,” katanya di Kepatihan, Kamis (13/9/2018).
Terkait kesiapan SDM para ibu rumah tangga tersebut saat ini masih didiskusikan secara perlahan. Pihaknya belum dapat memastikan kapan perencanaan itu dapat dieksekusi, karena secara umum KEK basisnya perdagangan bebas, sementara pihaknya ingin mengembangan KEK dengan basis fair trade.
Sakti mengakui dari sisi lokasi antara Piyungan dan Sentolo memang kurang tersambung, namun ia meyakini melalui konsep yang baik akan dapat dikembangkan. “Nanti di dalam seperti KEK pada umumnya tetapi warga yang ada di luar bisa ikut mendukung,” katanya.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan rencana pengembangan KEK Piyungan dan Sentolo masih dikonsep. Karena belum ada regulasi, ia berharap ke depan KEK bisa mengakomodasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Keputusan pemerintah harus berubah karena belum mengakomodasi UMKM, ini kan baru usulan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.