Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ratusan tim beradu ketepatan dalam peluncuran roket air di lapangan Kridosono sebagai bagian dari Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar, Sabtu (15/9/2018). /Ist-Taman Pintar
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan tim beradu ketepatan dalam peluncuran roket air di lapangan Kridosono sebagai bagian dari Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar, Sabtu (15/9/2018).
Kegiatan rutin tahunan yang sudah memasuki tahun ke-10 ini dibuka oleh Walikota Jogja, Haryadi Suyuti. Pada tahun 2018 ini, jumlah peserta mengalami peningkatan yaitu tercatat 300 tim telah mendaftarkan diri untuk menampilkan karya terbaik mereka pada Kontes Roket Air. Peserta berasal dari siswa-siswi SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Afia Rosdiana, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar menjelaskan kegiatan Kontes Roket Air memang sangat diminati oleh pelajar. Animo mereka dapat dilihat dari angka pendaftaran yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. "Kontes Roket Air menjadi ajang pelajar untuk menerapkan keilmuan yang mereka peroleh di sekolah," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (15/9/2018).
Mereka berlomba untuk dapat meluncurkan roket tepat pada sasaran dengan memanfaatkan botol bekas minuman sebagai bahan utama roket. Tekanan udara dan sudut launcher menjadi poin penting dalam kesuksesan peluncuran roket agar tepat sasaran. Jarak antara titik peluncuran dengan target cukup jauh yakni 80 meter. Dengan adanya tantangan tersebut tentunya membuat para peserta kontes berlomba untuk menampilkan hasil yang maksimal.
Bertemakan Partisipasi Aktif Pelajar Mendukung Kemajuan Teknologi Kedirgantaraan Indonesia, rangkaian kegiatan didahului dengan workshop pada hari Selasa (14/9/2018).
Penyelenggaran workshop kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena menggabungkan tiga workshop kedirgantaraan meliputi workshop Roket Air, Robotik, dan Robot Terbang. Dalam workshop, peserta diberikan pembelajaran dasar-dasar pembuatan roket air, serta sosialisasi regulasi lomba.
Sesuai dengan tema, kegiatan ini memberikan motivasi khususnya pelajar pendidikan menengah untuk lebih mengenal teknologi roket pada bidang kedirgantaraan. "Dengan kontes semacam ini, pelajar mengasah kreativitas inovasi dan menumbuhkan jiwa kompetisinya untuk menjadi sumber daya profesional," tambahnya.
Menurut Afia, kegiatan berbasis sains dan teknologi seperti ini, akan semakin menunjang reputasi kota Jogja sebagai Kota Pelajar yang identik dengan perkembangan pendidikan.
Kegiatan ini juga menjadi komitmen Taman Pintar untuk senantiasa memberikan wadah pembelajaran bidang IPTEK luar sekolah. Seperti halnya program kontes roket air dan robotik yang diadakan setiap tahun, sebagai wujud nyata dukungan Taman Pintar terhadap pengembangan kurikulum pendidikan dasar dan menengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.