Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Difabel dari SLB se-DIY mengikuti Gelar Seni Tunagrahita di Taman Pintar, Kamis (12/12/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Kota Jogja tengah berupaya menuju Kota Inklusi, salah satunya dengan menyediakan fasilitas ramah difabel di semua lini, termasuk tempat wisata. Upaya ini dilakukan Taman Pintar sebagai objek wisata edukatif dengan menghelat Gelar Seni Tunagrahita, kamis (12/12/2019).
Kegiatan tersebut diawali dengan kirab yang dimulai dari Kantor Gubernur Kepatihan dan dilepas oleh Asisten Pemberdayaan Sekda DIY, Arofah Noor Indriyani. Kirab diramaikan oleh kelompok drumben Sekolah Luar Biasa (SLB) se-DIY, Gema Dirgantara, menyusuri sepanjang Malioboro dan finis di Taman Pintar.
Kepala Bidang Taman Pintar, Afia Rosdiana, mengatakan setidaknya terdapat 1.000 difabel yang terlibat dalam gelaran kali ini. Di tahun keempat ini, Taman Pintar bekerja sama dengan sejumlah SLB se-DIY dan tidak saja melibatkan difabel grahita, tapi semua jenis difabel. “Ada dua panggung di dalam dan luar ruangan. Karena banyak sekali difabel yang menampilkan kemampuannya. Kami sangat mendukung hal ini karena sebagai sains center, kami berupaya untuk bisa melayani semua kalangan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengupayakan agar Taman Pintar bisa diakses oleh difabel dengan menyediakan beberapa alat bantu berupa ram dan alat bantu pendengar untuk difabel netra. Pada hari Difabel Internasional lalu, Taman Pintar, diakui dia juga menggratiskan tiket masuk bagi difabel.
Meski demikian, dia mengakui beberapa fasilitas masih memiliki kekurangan. Contohnya adalah ramp yang masih terlalu curam sehingga sulit diakses difabel daksa. “Kami mengupayakan untuk itu, toilet juga sudah kami siapkan. Ini secara bertahap agar Taman Pintar inklusi,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Jogja, Sisruwadi, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah ekspreksi dan mempraktekan apa yang telah dipelajari di sekolah bagi para difabel. “Kami berharap akan muncul difabel yang lebih percaya diri dan siap berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.
Dia berpesan pada orang tua dan keluarga difabel untuk terus memberi motivasi kepada siswa diafbel sebab di balik kekurangan difabel terdapat potensi besar. Menurutnya, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat berperan besar dalam pengembangan kepribadian difabel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Media Vietnam The Thao 247 sebut Timnas Indonesia bakal turun dengan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026. Maarten Paes hingga Jay Idzes siap bergabung.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00