Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Bendera partai politik. /Solopos-Maulana Surya
Harianjogja.com, SLEMAN—Memasuki hari kedua kampanye, Senin (24/9/2018), alat peraga kampanye (APK) milik partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 mulai bertebaran kendati aturan pemasangan belum diketok.
Berdasarkan pantauan Harian Jogja di lapangan, pemasangan APK oleh parpol terlihat di sepanjang Jalan Griya Taman Asri, Pendowoharjo, Sleman. Puluhan spanduk dan bendera milik sebuah partai politik terpasang di pohon yang tumbuh di sepanjang jalan.
Di kawasan Sleman timur seperti di Jalan Raya Jangkang-Besi, Jalan Cangkringan, dan Jalan Kaliurang belum terlihat adanya geliat pesta demokrasi.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman, Abdul Karim Mustofa, menyampaikan geliat kampanye belum terasa di permukaan. Hanya saja pemasangan APK parpol sudah mulai terlihat. "Pemasangan APK parpol sudah bisa dimulai tetapi titik-titik zona pemasangan masih dalam pembahasan KPU dengan Pemkab. Besok [Selasa, 25/9/2018] rapat di Setda," katanya, Senin.
Karim menjelaskan pemasangan spanduk memang sudah mulai dilakukan kendati belum terlihat ramai. Bawaslu tetap berkiblat pada peraturan bupati (perbup) untuk menyelesaikan dugaan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan parpol. "Dugaan pelanggarannya meliputi apakah melanggar zona, melanggar tata cara pemasangan, atau melanggar ukuran APK," kata Karim.
Sampai Selasa, perbup yang dimaksud belum ditandatangani karena zona pemasangan alat peraga kampanye masih dalam pembahasan. Sembari menunggu perbup, Bawaslu sudah mulai mendata adanya temuan-temuan APK yang mengarah ke pelanggaran. Selain pemasangan APK oleh parpol, calon legislatif (caleg) juga sudah mulai turun ke lapangan menyambangi masyarakat guna menjaring suara.
Dari Partai Amanat Nasional (PAN), caleg daerah pemilihan lima nomor urut satu, Dodik Ariyanto, sudah mulai melakukan kampanye. "Saya sudah kampanye langsung ke dusun-dusun di Kecamatan Gamping dan Mlati," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.