Pembukaan pameran jasa boga oleh APJI DIY di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Sabtu (6/10/2018)./Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, SLEMAN-Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) DIY diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor wisata, terutawa wisata kuliner, lewat penyelenggaraan pameran jasa boga di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Sleman. Pameran yang diadakan pada 6-7 Oktober ini diikuti oleh para anggota APJI DIY dari seluruh kabupaten/kota.
Kasi Analisis Pasar Dinas Pariwisata DIY Fitri Diah Wayuni menuturkan Jogja memiliki beragam jenis wisata yang potensial, salah satunya wisata kuliner. Keragaman masakan, terutama kuliner tradisional menjadi daya tarik wisata yang kuat di Jogja. Tak hanya makanan berat, menurutnya kue-kue atau cemilan jadul pun bisa menjadi magnet wisatawan jika dikembangkan dan dipasarkan dengan baik. Oleh sebab itu, pihaknya berharap melalui pameran jasa boga ini, para anggota APJI bisa saling meningkatkan kapasitas dan melakukan inovasi pada potensi kuliner yang sudah ada. Pasalnya pada kesempatan seperti inilah, para pengusaha kuliner bisa saling bertemu dan bertukar pikiran.
"Dengan dikemas sebagai pameran jasa boga seperti ini, kami berharap bisa menjadi daya tarik wisata kuliner di Jogja," katanya saat pembukaan pameran jasa boga, Sabtu (6/10/2018).
Ketua Umum DPD APJI DIY, Lusi Emy Yuniningsih mengatakan pada gelaran kali ini, tema yang dipilih ialah APJI Gumregah. Dengan mengangkat tema tersebut pihaknya berharap dapat memberikan semangat kepada para anggota untuk meningkatkan kapasitas masing-masing. Selain itu, APJI yang berada di bawah Dinas Pariwisata ini ingin memberikan kontribusi positif kepada Jogja pada bidang yang memang menjadi kemampuan mereka yakni kuliner. "Apalagi efek yang ditimbulkan dari jasa boga relatif beragam dan luas," ucapnya.
Selain itu, Lusi menyadari peran organisasi ini belum banyak dikenal luas. Bukan hanya oleh masyarakat, sesama pelaku jasa boga pun ada yang belum tahu dan bergabung. Oleh sebab itu pameran jasa boga ini diselenggarakan agar keberadaan APJI semakin dikenal.
Acara pameran jasa boga ini terbuka untuk siapa saja, tidak dikenai biaya masuk. Selain ada pameran dan test food gratis, ada lomba dan demo masakz ada juga parade pertunjukkan makanan yang dihasilkan anggota APJI serta beragam acara hiburan. Selain itu pada Minggu (7/10) akan diadakan musyawarah daerah (musda) APJI DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.