Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Prosesi jamasan tombak Kyai Turunsih di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (8/10/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menggelar jamasan tombak Kyai Turunsih, Senin (8/10/18). Ketua Paguyuban Abdi Dalem Sleman, KMT Probowibowo, mengatakan berdasarkan paugeran atau aturan, jamasan pusaka seperti tombak Kyai Turunsih di Sleman baru bisa dilaksanakan setelah jamasan di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat selesai digelar. Hal ini berlaku karena Kyai Turunsih merupakan pusaka pemberian Kraton Ngayogyakarta.
"Jamasan dilakukan setahun sekali. Pusaka dijamas dengan air kembang, jeruk nipis serta minyak cendana," katanya, Senin. Jamasan dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.
Selain Tombak Kyai Turunsih, benda lain yang dijamas yaitu songsong atau payung dan Dwija Mega Ngampak. Sebelumnya pusaka-pusaka tersebut disimpan di Gedung Pusaka Pemkab Sleman.
KMT Probowibowo mengatakan prosesi jamasan mempunyai makna manunggaling kawula gusti atau bersatunya masyarakat dengan pemimpin di Sleman. "Masyarakat dengan pemimpinnya menyatu," kata Probowibowo.
Menurutnya, dalam jamasan juga tersimpan makna mengharap berkah dengan melihat kondisi Sleman. "Sesuai letak dan kondisi Sleman yang ada Gunung Merapi, hal itu menjadikan Sleman sebagai wilayah yang subur sesuai pamor beras wutah di tombak Kyai Turunsih. Dengan kondisi seperti itu, Sleman merupakan penyangga sosio ekonomi DIY," ujar Probo.
Tombak Kyai Turunsih merupakan pusaka pemberian Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X, kepada Kabupaten Sleman pada 1999, atau bertepatan dengan HUT ke-83 Kabupaten Sleman. Dahulu kala tombak Kyai Turunsih digunakan oleh prajurit Langenastran Bragada Mantrijero.
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Aji Wulantara, mengatakan Tombak Kyai Turunsih sebagai simbol kultural pemberian Sri Sultan HB X. "Mengisyaratkan agar pemimpin dan masyarakat Sleman senantiasa mengedepankan nilai welas asih terhadap sesama sekaligus menjaga kondisi Sleman sebagai lumbung padinya DIY," kata Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.