Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Cegah Sel Kanker
Berhenti merokok, menjaga berat badan, dan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Gang di sekitar TK Pangudi Luhur, Kecamatan Gondomanan penuh dengan mural, Selasa (9/10/2018)./Feno Adi Naya
Harianjogja.com, JOGJA—Tak hanya ramah anak, kawasan Srikandi dan Gatotkaca di Kecamatan Gondomanan, tepatnya di salah satu sudut gang Taman Kanak-Kanak (TK) Pangudi Luhur kini ramai dikunjungi wisatawan.
Gang yang semula biasa-biasa saja, kini terlihat berwarna-warni. Mural sepanjang sekitar 200 meter tampak memenuhi dinding gang tersebut. Maskot Srikandi dan Gatotkaca, serta puluhan hiasan caping, kipas dari bambu, payung-payung kecil, menghiasi setiap sudut gang.
Selain Srikandi dan Gatotkaca, beberapa mural yang memenuhi dinding dan lantai gang tersebut, di antaranya motif batik yang melambangkan Jogja sebagai kota wisata. Tak hanya itu, ada juga gambar tokoh kartun seperti Nemo.
"Semua ini kami kerjakan secara spontanitas untuk memperingati HUT ke-262 Jogja. Dengan spirit gotong royong kami dapat menyelesaikan mural ini dalam waktu 7 hari" kata Kepala TK Pangudi Luhur Anastasia Arum Sari kepada Harian Jogja, Selasa (9/10/2018).
Arum mengatakan ide pengerjaan mural itu ia peroleh saat melihat ada salah satu kampung berwarna-warni di Malang, Jawa Timur. Dari situlah ia lantas berinisiatif untuk menjadikan gang di sekitar sekolahnya menjadi lebih menarik.
Proses pengerjaannya, kata Arum, dilakukan selama sepekan, sejak 30 September hingga 7 Oktober dengan melibatkan banyak pihak, mulai dari guru, masyarakat, hingga wali murid. Selain itu, pihaknya juga mengajak serta Komunitas Pensil Terbang dan pedagang mainan yang biasa mangkal di gang tersebut untuk ikut serta menggambar mural. “Hasilnya seperti ini. Selain untuk memperingati HUT Jogja, mural ini juga kami maksudkan sebagai peringatan HUT ke-40 TK Pangudi Luhur,” ucap dia.

Dia berharap mural itu tak hanya memperindah kampung serta mengedukasi anak akan tokoh-tokoh pewayangan, namun juga bisa menjadi tempat wisata alternatif. “Di sini juga bisa digunakan sebagai spot foto. Kemarin sudah ada turis dari Polandia, Perancis dan Amerika yang ke sini," kata Arum.
Wakil Wali Kota saat meresmikan kawasan tersebut beberapa hari lalu mengatakan kawasan mural yang terlihat semarak dengan berbagai mural menarik tersebut dapat memberikan pengaruh positif terhadap suasana di lokasi tersebut.
"Dari mural-mural yang digambar, masyarakat akan memperoleh berbagai pesan dan energi positif yang diharapkan menginspirasi munculnya karya-karya kreatif masyarakat dalam bentuk lain," ujar dia.
.jpg)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berhenti merokok, menjaga berat badan, dan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.