Daftar Harga BBM Terbaru 9 Agustus 2026, Pertamax Turun
Harga BBM 9 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun jadi Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM diesel justru naik
Ilustrasi daging merah/Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN- Daging sapi gelonggongan masih beredar di pasar tradisional di DIY.
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menemukan peredaran daging sapi gelonggongan di pasar tradisional setempat.
"Pada Rabu (10/10/2018) kami menemukan ada dua dasaran penjual daging di Pasar Sleman yang menjual daging sapi gelonggongan. Kami sudah ambil contoh dari daging tersebut dan dalam pengujian sederhana diduga kuat daging sapi gelonggongan," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman Heru Saptono di Sleman, Kamis (11/10/2018).
Menurut dia, daging sapi gelonggongan tersebut ditemukan setelah petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman melakukan tinjauan langsung di lapangan.
"Kecurigaan tersebut karena ada daging dengan ciri-ciri dijual dengan tidak digantung. Daging gelonggongan juga memiliki tekstur cenderung lembek tidak seperti daging segar yang masih kenyal. Selain itu juga sepintas nampak berair," katanya.
Ia mengatakan, ada dugaan daging gelonggongan juga beredar di pasar-pasar tradisional lain di Kabupaten Sleman. "Dugaaan sementara daging gelonggongan tersebut berasal dari luar Sleman," katanya.
Heru mengatakan, selain dari sisi visual, trik sederhana untuk mendeteksi daging gelonggongan dengan menggunakan tisu dan dua kaca.
"Daging itu diletakkan di atas kaca dan ditekan, kalau gelonggongan kelihatan kandungan airnya banyak," katanya.
Ia mengatakan, daging gelonggongan berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi karena dengan kandungan air yang banyak daging bisa cepat busuk. "Selain itu pertumbuhan bakteri juga semakin cepat," katanya.
Pengawasan terhadap peredaran dagijg gelonggonga, kata dia, selalu dilakukan rutin bahkan hampir setiap hari dilakukan pengawasan.
"Pengawasan kami lakukan di pasar tradisional, supermarket dan pelaku-pelaku usaha, jadi menyeluruh," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya baru akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman untuk penindakan penjualan daging sapi gelinggongan ini. "Karena penindakannya kewenangan Satpol PP, kalau dari dinas hanya mengimbau untuk tidak membeli daging gelonggongan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga BBM 9 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun jadi Rp15.950 per liter, sementara sejumlah BBM diesel justru naik
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan negara Rp622 miliar dalam kasus kuota haji 2023-2024.
Konser Bantul Bumi Satriya menghadirkan 14 musisi lokal. Ribuan warga ikut menikmati hiburan gratis, sementara UMKM mendapat peluang tambahan pendapatan.
Biaya komponen iPhone 18 Pro diprediksi naik 38% akibat lonjakan harga memori. Apple siap kurangi margin agar harga tak melonjak drastis. Simak analisis lengkap
Veda Ega Pratama finis kesembilan di Moto3 Inggris 2026 dan menambah 7 poin. Pebalap asal Gunungkidul itu kini berada di posisi kedua klasemen Rookie of the Yea
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia dan Hong Kong. Turnamen memakai format tanpa semifinal sehingga Timnas Indonesia wajib menj