BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menggelar kembali Gelar Budaya Bumi Merapi tahun ini. Karnaval bertajuk Pelangi Budaya Bumi Merapi ini merupakan ketujuh kalinya digelar. Acara tersebut sebagai bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Pariwisata Sedunia dan Hari Batik Nasional.
Kepala Dispar Sleman Sudarningsih mengatakan beberapa kesenian yang akan digarap dalam acara tersebut di antaranya pawai besar, barongsai, jathilan, dan marching band. Acara digelar selama dua hari dari Sabtu (13/10/2018) sampai Minggu (14/10/2018).
"Hari pertama pelaksanaan acara akan diisi dengan pertunjukan kesenian seperti barongsai, jathilan, dan marching band. Sementara di hari keduanya ada pawai besar," ujar Sudarningsih pada Jumat (12/10/2018). Tema yang diangkat di tahun ini yaitu keberagaman dalam kebersamaan.
Ia mengatakan pawai akan dimulai dari Lapangan Denggung dan selesai di Lapangan Pemda Sleman. Acara tersebut sebagai bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Pariwisata Sedunia pada Kamis (27/10/2018), dan Hari Batik Nasiona pada Selasa (2/10/2018).
Menurut Sudarningsih dengan acara tersebut diharap dapat menggenjot potensi pariwisata yang ada di Sleman. "Event yang bagus dan berkualitas akan mendorong wisatawan untuk datang kembali," katanya.
Dispar Sleman juga bekerja sama dengan beberapa desa wisata dan pelaku pariwisata lainnya seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman dan Asosiasi Tur dan Travel Agen Indonesia (Asita) DIY. "Kita akan laksanakan pawai dengan 49 peserta. Setelah 2017 pesertanya tidak lagi bergada tapi dari Asita, PHRI, desa wisata, dan sekolah juga menyemarakan acara," kata Sudarningsih.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman Eka Priastana Putra mengatakan di sela-sela pawai, akan juga dihibur dengan berbagai atraksi kesenian seperti reog dan barongsai. "Nanti di sepanjang rute yang dilewati peserta akan dinilai," ujarnya. Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp26 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat