Mahasiswa UST Gelar Seminar Psikologi Kebudayaan Jawa

Nina Atmasari
Nina Atmasari Rabu, 17 Oktober 2018 19:37 WIB
Mahasiswa UST Gelar Seminar Psikologi Kebudayaan Jawa

Ketua MMF Psikologi, Rio Nurkholis Syaifuddin (tengah) dan Ketua Panitia acara, Penta Sakti (kiri) saat berkunjung ke Harian Jogja, Rabu (17/10/2018). /Harian Jogja-Nina Atmasari

Harianjogja.com, JOGJA- Tradisi keilmuan bidang psikologi yang berkembang di Indonesia lebih populer menggunakan teori dari tokoh-tokoh barat. Padahal, peradaban dan tradisi keilmuan Nusantara tidak kalah dari barat bahkan mungkin melampauinya dalam beberapa hal.

Hal inilah yang menjadi latar belakang Majelis Mahasiswa Fakultas (MMF) Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) mengadakan seminar nasional. Mereka mengambil tema Kawruh Jiwa Suryomentaraman dan Tradisi Keilmuan Psikologi Nusantara.

"Kami mengangkat tema budaya timur untuk mengangkat wacana keilmuan ini agar tradisi keilmuan budaya timur menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," kata Ketua MMF Psikologi, Rio Nurkholis Syaifuddin, saat berkunjung ke Harian Jogja, Rabu (17/10/2018).

Ketua Panitia acara, Penta Sakti mengungkapkan tema psikologi kebudayaan saat ini masih jarang diangkat, karena kebanyakan seminar lebih memilih mengangkat tema industri. Ia menyadari sebagai bagian dari UST yang menjadi sokoguru kebudayaan, perlu ikut menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap kajian tradisi keilmuan nusantara.

Seminar ini akan menghadirkan dua narasumber yakni akademisi UGM Prof. Koentjoro Soeparno dan budayawan Ki Prasetyo Atmosutidjo, serta moderator Susilo Nugroho.

Seminar akan digelar Senin (29/10/2018) di Ki Hajar Dewantara Convention Center, Kampus Pusat UST, Jalan Kusumanegara 157 Jogja. Panitia akan membatasi peserta seminar sebanyak 150 orang. Kontribusi untuk peserta yakni pelajar dan mahasiswa Rp50.000 sedangkan umum Rp70.000.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online