Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Mahasiswa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik UGM dan Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu (tengah) serta redaktur pelaksana Harian Jogja Nugroho Nurcahyo (kiri) berfoto bersama di ruang rapat Harian Jogja, Rabu (17/10/2018). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA- Mahasiswa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan kegiatan audiensi bersama Harian Jogja. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Harian Jogja, Rabu (17/10).
Kegiatan ini mengusung tema Peace Journalism sehubungan dengan peringatan Hari Perdamaian Internasional yang jatuh setiap 21 September.
"Peran media sangat penting dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu peristiwa yang terjadi," kata ketua panitia Christian Galileo.
Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa media memiliki peran yang krusial dalam penyelenggaraan perdamaian di era informasi saat ini. Apalagi ditambah dengan maraknya pemberitaan-pemberitaan hoaks yang beredar di masyarakat.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu mengatakan Harian Jogja sebagai salah satu media lokal di Jogja selalu berhati-hati dalam membingkai sebuah berita.
"Kami selalu berusaha agar berita yang diterbitkan di Harian Jogja tidak memancing konflik di masyarakat," kata Anton
Anton mengatakan bahwa semua media memiliki kebebasan dalam membingkai sebuah berita, namun banyak kode etik yang harus diperhatikan agar sebuah pemberitaan tidak menimbulkan konflik.
"Kalau di Harian Jogja kami ada prinsip ABC, yaitu accurate, balance, dan clear," ucap Anton.
Prinsip tersebut, kata Anton menjadi pedoman di Harian Jogja dalam memberitakan sebuah peristiwa. Accurate yang berarti sebuah pemberitaan harus benar sesuai dengan fakta yang terjadi, balance yang berarti berimbang antara satu pihak yang diberitakan dengan yang lain, dan juga clear yang berarti sebuah informasi harus diberitakan secara jelas, tidak menimbulkan pertanyaan kepada pihak yang membaca.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa magister perdamaian dan resolusi konflik UGM mampu mengupayakan perdamaian melalui jurnalisme perdamaian dan bersinergi bersama media dalam mengurangi konflik-konflik di masyarakat.
Mahasiswa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik UGM juga akan melaksanakan kegiatan ini di media-media lokal Jogja lainnya, Polda DIY dan Dinas Komunikasi dan Informasi DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Hacker memanfaatkan iklan Google dan Claude AI untuk menyebarkan malware pencuri password dan data pengguna Mac.
FIFA masih buntu menjual hak siar Piala Dunia 2026 di India dan Tiongkok meski harga sudah diturunkan drastis.
CEO Aprilia memastikan Jorge Martin akan hengkang akhir MotoGP 2026 meski tampil impresif dan bersaing di papan atas klasemen.
Timnas Futsal Indonesia tampil di Copa Del Mundo 2026 Brasil dan akan menghadapi Brasil, Jepang, Prancis, hingga Kazakhstan.
Ramadhan Sananta resmi dilepas DPMM FC. Rumor kepindahan striker Timnas Indonesia ke Persebaya Surabaya mulai menguat.