Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Bantuan untuk korban gempa Palu dan Donggala dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok ./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok berhasil menggalang dana bantuan sebesar Rp185 juta lebih untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (14/10/2018). Penggalangan dana bertajuk “Kita Peduli” secara online tersebut dimulai dari 29 September-8 Oktober 2018. Total dana yang diperoleh yaitu sebesar Rp186.458.439.
Ketua Panitia Donasi PPI Tiongkok untuk Palu dan Donggala Fadlu mengatakan, penggalangan dana dilakukan secara online, baik itu melalui akun Bank BCA dan Mandiri maupun aplikasi pembayaran online, seperti wechat payment dan alipay. Pengumpulan donasi ini dilakukan oleh Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat PPI Tiongkok dengan membentuk Panitia Kita Peduli.
Menurut Fadlu bantuan yang terkumpul melalui wechat payment mencapai RMB 56.285,72 dengan jumlah donatur 557 orang. Jika dirupiahkan berkisar Rp122 juta. Sedangkan hasil donasi di akun alipay adalah sebesar RMB 17.122,01 dengan jumlah donatur 141 orang atau setara dengan Rp37 juta. Kemudian penerimaan bantuan di rekening Bank BCA atas nama Dinda Ramadita yaitu Rp 22.123.900 dengan jumlah donatur 44 orang. Sedangkan hasil donasi di rekening Bank Mandiri atas nama Dinda Ramadita berjumlah Rp 5.937.900 dengan jumlah donator 19 orang.
“Sumbangan tersebut berasal dari masyarakat Indonesia dan asing, khususnya yang sedang berada di Tiongkok,” ujar Fadlu.
Fadlu menjelaskan, penyaluran bantuan sudah dilaksanakan sejak 9 Oktober 2018. Bantuan disalurkan secara langsung ke kota Palu dan Donggala melalui perwakilan alumni PPI Tiongkok, yaitu Marwah dan Fahmi.
“Sejauh ini bantuan yang disalurkan berupa 4 ton beras, air mineral, obat-obatan, kebutuhan sandang, kebutuhan balita, selimut, makanan cepat saji, dan kebutuhan pokok lainnya,” sebutnya.
Selain itu, lanjut Fadlu, PPI Tiongkok juga menyalurkan bantuan berupa uang sebesar Rp 40.000.511 melalui PPI Dunia.
“Kami selaku panitia Kita Peduli mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam penggalangan dana, khususnya kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing yang sudah turut menyumbang di kesempatan ini,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.