Uang Masjid di Semin Hilang Saat Pembangunan Belum Rampung
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Sekda Gunungkidul, Sri Suhartanta saat melaunching program bantuan makan gratis untuk warga di Balai Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo, Jumat (13/2/2026)/ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program bantuan makan bergizi gratis dari Pemkab Gunungkidul resmi digulirkan mulai Jumat (13/2/2026) dan akan berlangsung hingga 14 Maret 2026. Selain menyasar 1.112 warga rentan, program ini juga menyerap ratusan tenaga kerja di tingkat kapanewon.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Gunungkidul, Suyono mengatakan, program bansos makan gratis yang dibiayai APBD Kabupaten Gunungkidul telah mulai dijalankan. Dalam pelaksanaannya, pemkab menggandeng kelompok masyarakat yang tersebar di seluruh kapanewon.
“Ada 18 kelompok masyarakat yang mengelola bansos makan gratis dari pemkab. Jadi, di masing-masing kapanewon ada satu pengelola yang bertanggungjawab menangani penyaluran di setiap harinya,” kata Suyono, Jumat siang.
Menurut dia, setiap kelompok masyarakat pengelola melibatkan paling sedikit sepuluh warga. Mereka memiliki tugas masing-masing, mulai dari memasak, mengepak makanan hingga mengantarkan langsung ke rumah penerima manfaat.
“Kelompok masyarakat pengelola, mirip dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] dalam program makan bergizi gratis,” katanya.
Ia berharap program ini berjalan lancar sehingga mampu mendukung pemenuhan gizi warga sekaligus memberi dampak ekonomi melalui pelibatan tenaga kerja lokal. Selain itu, program bansos makan gratis juga menjadi bagian dari upaya menekan angka kemiskinan di Bumi Handayani.
“Tentu terus kita monitoring pelaksanananya. Selain agar bisa sesuai dengan sasaran, juga untuk mengurangi risiko dari hal-hal tak diinginkan,” kata Suyono.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, program bansos makan gratis tersebut telah diluncurkan di Balai Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo, Jumat pagi. Pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,3 miliar dengan sasaran 1.112 penerima yang terdiri atas lansia, anak terlantar dan kelompok disabilitas.
“Sekali pengiriman ada dua menu makanan yang diberikan ke warga. Semoga program ini bisa meningkatkan nutrisi dan gizi penerima sasaran,” kata Sri Suhartanta.
Salah seorang penerima, Sadep, 80, warga Padukuhan Kalangan 1, Ngipak, Karangmojo mengaku senang mendapatkan bantuan makan gratis dari pemkab. Pada hari pertama penyaluran, ia menerima dua paket makanan.
Paket pertama berisi nasi dengan lauk ayam goreng lengkap dengan sayur dan air mineral. Menu kedua berupa nasi dengan lauk bandeng presto.
“Alhamdulillah dapat bantuan makan dan pasti akan saya habiskan,” kata Sandep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dana pembangunan masjid di Semin, Gunungkidul, sebesar Rp13 juta raib dicuri saat pembangunan belum rampung.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.