SPMB SMP Gunungkidul 2026: Jalur Domisili Dibuka 29 Juni
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.
Sekda Gunungkidul, Sri Suhartanta saat melaunching program bantuan makan gratis untuk warga di Balai Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo, Jumat (13/2/2026)/ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Program bantuan makan bergizi gratis dari Pemkab Gunungkidul resmi digulirkan mulai Jumat (13/2/2026) dan akan berlangsung hingga 14 Maret 2026. Selain menyasar 1.112 warga rentan, program ini juga menyerap ratusan tenaga kerja di tingkat kapanewon.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Gunungkidul, Suyono mengatakan, program bansos makan gratis yang dibiayai APBD Kabupaten Gunungkidul telah mulai dijalankan. Dalam pelaksanaannya, pemkab menggandeng kelompok masyarakat yang tersebar di seluruh kapanewon.
“Ada 18 kelompok masyarakat yang mengelola bansos makan gratis dari pemkab. Jadi, di masing-masing kapanewon ada satu pengelola yang bertanggungjawab menangani penyaluran di setiap harinya,” kata Suyono, Jumat siang.
Menurut dia, setiap kelompok masyarakat pengelola melibatkan paling sedikit sepuluh warga. Mereka memiliki tugas masing-masing, mulai dari memasak, mengepak makanan hingga mengantarkan langsung ke rumah penerima manfaat.
“Kelompok masyarakat pengelola, mirip dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] dalam program makan bergizi gratis,” katanya.
Ia berharap program ini berjalan lancar sehingga mampu mendukung pemenuhan gizi warga sekaligus memberi dampak ekonomi melalui pelibatan tenaga kerja lokal. Selain itu, program bansos makan gratis juga menjadi bagian dari upaya menekan angka kemiskinan di Bumi Handayani.
“Tentu terus kita monitoring pelaksanananya. Selain agar bisa sesuai dengan sasaran, juga untuk mengurangi risiko dari hal-hal tak diinginkan,” kata Suyono.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, program bansos makan gratis tersebut telah diluncurkan di Balai Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo, Jumat pagi. Pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,3 miliar dengan sasaran 1.112 penerima yang terdiri atas lansia, anak terlantar dan kelompok disabilitas.
“Sekali pengiriman ada dua menu makanan yang diberikan ke warga. Semoga program ini bisa meningkatkan nutrisi dan gizi penerima sasaran,” kata Sri Suhartanta.
Salah seorang penerima, Sadep, 80, warga Padukuhan Kalangan 1, Ngipak, Karangmojo mengaku senang mendapatkan bantuan makan gratis dari pemkab. Pada hari pertama penyaluran, ia menerima dua paket makanan.
Paket pertama berisi nasi dengan lauk ayam goreng lengkap dengan sayur dan air mineral. Menu kedua berupa nasi dengan lauk bandeng presto.
“Alhamdulillah dapat bantuan makan dan pasti akan saya habiskan,” kata Sandep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.
Bareskrim mengungkap fakta sindikat judi online Hayam Wuruk, melibatkan ratusan WNA, 15 perusahaan sponsor, dan keuntungan Rp1,69 triliun.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Harga minyak dunia kembali naik setelah ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.