Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 30 Juli 2026, Cek Jam Berangkat
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilustrasi tari./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menggelar tari kontemporer bertajuk Mata Matra Matra. Pergelaran tari yang digelar di Concert Hall TBY, Kamis (18/10) malam dan melibatkan puluhan penari itu merupakan karya tiga koreografer.
Koordinator Tari Kontemporer TBY Sekar Ayu Oktaviana Sari menjelaskan gelaran tari kontemporer itu melibatkan tiga koreografer antara lain, Arjuni Prasetyorini dengan karya bertajuk Titi Mangsa; Tri Anggoro dengan karyanya yang berjudul Urip Urub dan Pulung Jati Ronggo Murti dengan karyanya yang berjudul Siklus.
Selain ketiga tarian inti tersebut masih ada satu tarian sebagai pembuka dalam Mata Matra Matra. Sekar mengatakan setiap koreografer membawa 28 penari dengan komposisi yang berbeda antara putra dengan putri menyesuaikan tema yang diangkat.
"Jadi setiap koreografer menampilkan karya dengan tema berbeda. Ada penampilan pembukanya. Jadi total ada empat tarian yang ditampilkan. Tetapi yang coba kami bandingkan adalah tiga koreo inti," ucap dia saat ditemui Harian Jogja di sela-sela acara, Kamis (18/10).
Dia menambahkan koreografer Tri Anggoro misalnya dengan Urip Urup menceritakan tarian tentang pelepah pisang yang dikembangkan dalam gerak kontemporer. Kemudian Arjuni Prasetyono Rini menceritakan tentang Dewi Sri sebagai dewi kesuburan serta Pulung Jati menceritakan tentang tembang macapat yang diinterpretasikan ke dalam gerak tubuh kontemporer. "Setiap koreografer ini karya tarinya ditampilkan sekitar 25 menit," ujarnya.
Terkait dengan segmen penonton, dia mengaku acara itu menyasar segmen penonton umum. Tujuan pementasan tak lain lantaran acapnya tari kontemporer susah dimengerti karena bersifat sangat simbolis.
“Akibatnya, penonton dari kalangan awam biasanya kurang memahami, dalam perhelatan itu ditampilkan lebih dahulu karya dokumenter tentang tarian yang akan disuguhkan. Harapannya masyarakat dapat menikmati tarian sembari menangkap pesan positif yang disampaikan,” ucap dia.
Dia mengatakan setiap penampil diwajibkan pula menayangkan rekaman video yang berisikan sinopsis dari karya yang ditampilkan. Dengan begitu, dia berharap penonton bisa memahami pesan yang hendak disampaikan oleh si koreografer.
"Video itu terdiri dari sinopsis, kemudian tujuan dan konsep karya yang dipentaskan. Sehingga penonton langsung bisa memahami tentang karya yang ditampilkan. Kami menyasar semua segmen, baik tua maupun muda," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Jadwal Indonesia vs Thailand di SEA V Cup Putri 2026 berlangsung Jumat 31 Juli pukul 16.00 WIB. Berikut jadwal lengkap leg pertama di Hanoi.
Mulai 1 Agustus 2026 berlaku aturan baru, mulai pungutan pajak pedagang marketplace hingga kenaikan tarif layanan hukum dan pendaftaran merek.
Petenis Indonesia Janice Tjen tersingkir di 16 besar WTA 500 DC Open setelah kalah sengit dari Anna Kalinskaya dalam 3 set. Simak detail pertandingan dramatisny
Penggunaan QRIS di DIY tumbuh 17,5 persen hingga Juni 2026. Mayoritas merchant berasal dari usaha mikro dengan konsentrasi terbesar di Sleman.
Kenali 4 pembalap MotoGP 2026 yang belum pernah menang balapan, termasuk Pedro Acosta dan Toprak Razgatlioglu. Siapa yang akan segera memecahkan rekor?