Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Salah satu adegan dalam drama kolosal yang ditampilkan di sela-sela apel Hari Santri Nasional di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Kalangan santri diminta turut aktif menyebarkan iklim sosial yang kondusif. Salah satunya adalah lewat pesan-pesan kedamaian yang disebar melalui media sosial.
"Santri harus terpanggil memanfaatkan media sosial senantiasa sebarkan kedamaian kepada siapapun," kata Suharsono, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10).
Suharsono mengaku jelang Pemilu 2019 kerap kali muncul di ranah sosial hal-hal yang berpotensi memecah belah peratuan dan kesatuan.
Carasederhana menjaga iklim kondusif adalah dengan cara memberikan komentar dan opini dengan bahasa santun dan bertanggungjawab serta penuh hikmah dan demi jaga stabilitas sosial di masyarakat.
Menurut Bupati merayakan Hari Santri sejatinya memperjuangkan nilai-nilai Islam dan jati diri keindonesiaan sebagai satu kesatuan. Demikian sebaliknya memperjuangkan keindonesiaan tanpa melupakan nilai keislaman.
Ciri santri yang paling utama, kata dia, adalah mereka yang cinta tanah air dengan berlandaskan agama. "Santri memiliki sejarah resolusi jihad, tidak semata membela kepentingan pesantren atau kaum santri tapi lebih luas adalah cintanya kepada tanah air," ucap Suharsono.
Oleh karena itu Bupati meminta para bisa menumbuhkan semangat persatuan dan persaudaraan di kalangan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Suharsono juga mengajak santri di Bantul untuk ikut mensukseskan tahapan Pemilu 2019 demi mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. "Salah satu contohnya, jangan menjadikan sekolah dan pondok pesantren sebagai ajang politik praktis," ucap dia.
Senada, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan meski tidak berpolitik praktis, pesantren memiliki pandangan sendiri untuk menentukan pilihan politiknya. "Pesantren di Bantul memiliki sikap politik yang tak bisa arahkan dan diintervensi. Para kai punya pandangan sendiri, punya pilihan, yang harus kita hargai," ujar Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Kalimantan Timur menjadi juara umum MTQ Nasional XXXI di Semarang. MTQ Nasional XXXII 2027 selanjutnya digelar di Jakarta.
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Wagub DIY Paku Alam X mendorong pencegahan kekerasan seksual menjadi bagian dari pembinaan dan perlindungan atlet di lingkungan olahraga.
Kemajuan teknologi dan kolaborasi multidisiplin mendorong pengembangan layanan saraf dan bedah saraf di Indonesia.
KHL kembali dibahas dalam formula upah minimum 2027. Pemerintah, buruh, dan pengusaha memiliki pendekatan berbeda soal pengupahan.