Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Salah satu adegan dalam drama kolosal yang ditampilkan di sela-sela apel Hari Santri Nasional di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Kalangan santri diminta turut aktif menyebarkan iklim sosial yang kondusif. Salah satunya adalah lewat pesan-pesan kedamaian yang disebar melalui media sosial.
"Santri harus terpanggil memanfaatkan media sosial senantiasa sebarkan kedamaian kepada siapapun," kata Suharsono, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10).
Suharsono mengaku jelang Pemilu 2019 kerap kali muncul di ranah sosial hal-hal yang berpotensi memecah belah peratuan dan kesatuan.
Carasederhana menjaga iklim kondusif adalah dengan cara memberikan komentar dan opini dengan bahasa santun dan bertanggungjawab serta penuh hikmah dan demi jaga stabilitas sosial di masyarakat.
Menurut Bupati merayakan Hari Santri sejatinya memperjuangkan nilai-nilai Islam dan jati diri keindonesiaan sebagai satu kesatuan. Demikian sebaliknya memperjuangkan keindonesiaan tanpa melupakan nilai keislaman.
Ciri santri yang paling utama, kata dia, adalah mereka yang cinta tanah air dengan berlandaskan agama. "Santri memiliki sejarah resolusi jihad, tidak semata membela kepentingan pesantren atau kaum santri tapi lebih luas adalah cintanya kepada tanah air," ucap Suharsono.
Oleh karena itu Bupati meminta para bisa menumbuhkan semangat persatuan dan persaudaraan di kalangan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Suharsono juga mengajak santri di Bantul untuk ikut mensukseskan tahapan Pemilu 2019 demi mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. "Salah satu contohnya, jangan menjadikan sekolah dan pondok pesantren sebagai ajang politik praktis," ucap dia.
Senada, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan meski tidak berpolitik praktis, pesantren memiliki pandangan sendiri untuk menentukan pilihan politiknya. "Pesantren di Bantul memiliki sikap politik yang tak bisa arahkan dan diintervensi. Para kai punya pandangan sendiri, punya pilihan, yang harus kita hargai," ujar Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.