Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Ilustrasi Difabel./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Direktur Sasana Inklusi dan Gerakan Adovokasi Difabel (Sigab) Suharto memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang memberikan kuota khusus bagi difabel dalam rekrutmen CPNS 2018. Namun demikian, untuk persyaratan dirasa belum memihak sehingga formasi yang dibuka banyak yang kosong.
“Ke depannya harus dipermudah untuk kuota difabel. Misalnya, rekrutmen dilakukan secara umum, tapi ada kuota untuk difabelnya dan bukan diberikan secara khusus,” kata Suharto kepada wartawan di sela-sela kegiatan Temu Inklusi 2018 di Lapangan Desa Plembutan, Playen, Selasa (23/10/2018).
Menurut dia, formasi yang dibuka khusus difabel masih banyak yang kosong. Hal ini terjadi karena banyak anggota difabel yang tidak memenuhi persyaratan sehinga tidak jadi mendaftar.
Suharto mencontohkan di beberapa pemda, formasi yang diberikan sudah disediakan secara khusus. Selain itu, ada beberapa persyaratan khusus seperti bisa mendengar dan membaca secara jelas. Padahal, menurut dia persyaratan itu akan sulit dipenuhi oleh anggota difabel tuna runggu dan tuna netra.
“Masalah lain di kuota khusus yang disediakan banyak yang tidak sesuai dengan kualifikasi anggota difabel sehingga banyak lowongan yang kosong,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, untuk mempermudah dalam rekrutmen CPNS untuk difabel, akan lebih baik jika pemerintah membuka secara umum di semua formasi. Hal ini dibutuhkan agar anggota difabel bisa memilih sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki.
“Memang tidak semua harus diterima, tapi dengan membuka di semua formasi maka aksesnya akan lebih besar ketimbang proses rekrutmen pada saat ini,” ungkapnya.
Kepala Bidang Informasi Pengembangan dan Data Pegawai, BKPP Gunungkidul Reni Linawati mengatakan, di dalam proses rekrtumen CPNS di Pemkab Gunungkidul ada empat kuota khusus untuk difabel. Keempat lowongan ini meliputi Analis Sistem Mutu dan Lingkungan; Penata Ruang Ahli Pertama; Pengelola Sarana Wisata dan Teknis Jaringan Instalasi.
Menurut dia, hingga proses pendaftaran ditutup, dari keempat lowongan tersebut banyak yang kosong. Hal ini terjadi karena hanya ada satu pendaftar untuk formasi teknis jaringan instalasi. “Untuk tiga lowongan lainnya tidak ada yang mendaftar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga