Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Tiang lampu penerang jalan umum (LPJU) bertenaga surya yang berada di dekat bulak sekitar dusun Bakal dan dusun Cawan, Argodadi, Sedayu, Bantul, Minggu (4/11/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak empat buah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) bertenaga surya dipasang di jalan yang berstatus sebagai jalan kabupaten, tepatnya di Dusun Bakal hingga ke gapura Dusun Cawan, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Bantul.
LPJU bertenaga surya yang merupakan usulan dari warga Dusun Bulak dan Dusun Cawan tersebut sudah terpasang kurang lebih satu bulan belakangan ini. Lampu itu memiliki sensor gerak sehingga jika ada yang bergerak di bawahnya lampu akan menyala.
Kepala Dusun Bulak, Ponijan, mengatakan sudah lama warga dari Dusun Bulak dan Dusun Cawan menginginkan adanya penerangan jalan. Ia menjelaskan usulan itu sudah diterima oleh anggota DPRD Bantul komisi B.
Dia mengatakan kebutuhan akan penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak bagi kedua dusun tersebut. Pasalnya, tanpa adanya penerangan jalan, akses menuju dua dusun itu memang gelap gulita. "Kalau terlalu gelap, tentunya rawan tindak kriminal. Selain itu, kondisi jalan yang bergelombang juga membahayakan pengguna jalan jika tak ada penerangan, apalagi banyak warga yang beraktivitas malam hari untuk membuka pintu irigasi bulak mereka," kata dia kepada wartawan, Minggu (4/11/2018).
Anggota DPRD Bantul dari komisi B, Jumakir membenarkan adanya aspirasi yang disampaikan oleh warga Dusun Bulak dan Dusun Cawan. "Aspirasi warga disampaikan saat kami mengadakan reses pada April lalu dan sudah kami sampaikan langsung ke dinas terkait," ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.
Camat Sedayu, Fauzan Arifin menjelaskan pemasangan lampu penerangan jalan bertenaga surya dipasang sekitar tiga pekan lalu. Pemasangan lampu penerangan jalan bertenaga surya menggunakan APBD 2018. "Untuk pemasangan satu tiang biasanya dana yang dibutuhkan sekitar Rp25 juta, jadi jika ada empat tiang ya Rp100 juta mungkin," ujar dia.
Dia menambahkan ada proposal yang diajukan oleh warga kepada para pemangku jabatan dan ada penambahan LPJU bertenaga surya pada 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.