Bidik SDM Global, Kader PMII DIY Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris
PW IKAPMII DIY dan Kampung Inggris Jogja berkolaborasi meningkatkan skill bahasa Inggris kader PMII menuju daya saing global.
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beni Susanto./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 40 orang dari berbagai perwakilan elemen masyarakat mengikuti kegiatan pelatihan juru bicara Pancasila selama empat hari di salah satu hotel Jogja, Jumat (16/11/2018).
Para peserta diharapkan dapat menangkal berbagai persoalan mulai dari intoleransi hingga terorisme. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Bela Indonesia (KBI) dengan Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Yogyakarta.
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Beni Susanto menjelaskan peminat pelatihan ini sangat banyak. Terbukti dari ada 145 pendaftar namun karena keterbatasan kemudian diseleksi hanya 40 peserta yang lolos untuk mengikuti pelatihan.
Pendaftar yang lolos harus membuat komitmen untuk terus mengikuti pelatihan dengan tidak meminta izin selama pelatihan. Aturan itu diberlakukan sebagai salah satu komitmen peserta dalam menjalankan pancasila. "Sehingga ada peserta yang lolos seleksi tetapi minta izin sehari nggak bisa ikut, ya akhirnya kami ganti karena kami ada cadangan dalam seleksi itu," terangnya, Jumat (16/11/2018).
Ia menambahkan para peserta yang lolos telah mewakili berbagai elemen masyarakat. Semua agama termasuk penghayat kepercayaan juga ikut dalam kegiatan itu. Termasuk perwakilan kyai, pendeta, hingga anggota Ahmadiyah serta penulis hingga jurnalis. "Dari 40 peserta itu 11 wanita kemudian 29 laki-laki. Prinsipnya sudah mewakili semua elemen masyarakat," ujarnya.
Beni mengatakan para peserta akan diberikan materi selama empat hari. Materi yang diberikan mulai dari menulis, membuat video, media sosial dan beragam lainnya. Muara dari kegiatan itu, para peserta diharapkan menjadi terdepan sebagai juru bicara Pancasila di tengah masyarakat.
Mereka diharapkan membantu menangani berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia. Mulai dari intoleransi, kekerasan, narkoba hingga terorisme. "Semua potensi itu ada di DIY, peserta ini diharapkan ikut membantu mencegah terjadinya masalah tersebut sehingga bangsa dalam keadaan damai aman. Tentu dengan dasar Pancasila materi yang diberikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PW IKAPMII DIY dan Kampung Inggris Jogja berkolaborasi meningkatkan skill bahasa Inggris kader PMII menuju daya saing global.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.