Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Salah satu relawan JPM, Badrun menunjukkan tawon gung dan luka bekas sengatan lebah tersebut di depan Rumah Sakit St Yusup Boro, Kalibawang, Selasa (11/12/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO- Serangan lebah madu hutan atau disebut tawon gung terjadi di Dusun Ngroto, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Selasa (11/12/2018). Sebanyak 10 orang menjadi korban atas peristiwa tersebut.
Adapun ke 10 korban terdiri dari dua petugas PLN, tiga warga setempat, dan lima relawan Jajaran Progo Menoreh (JPM). Beringasnya serangan tawon gung ini membuat seluruh korban harus mendapat perawatan di Rumah Sakit St Yusup Boro, Kalibawang. Satu di antara korban yang merupakan warga Ngroto, Poniman, 55, harus menjalani rawat inap.
Kepada awak media, Poniman mengungkapkan peristiwa serangan tawon gung ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu pria berusia paruh baya ini ini tengah memotong kayu di depan rumahnya yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadian. Di saat bersamaan dia melihat petugas PLN bersama JPM yang sedang melakukan perbaikan jaringan listrik diserang tawon gung.
Poniman lantas mengambil daun kelapa kering untuk membantu menyingkirkan tawon yang menyerang para petugas tersebut. Nahas, dia justru ikut tersengat. "Saya kurang tahu disengat beberapa kali, tapi nyaris sekujur tubuh, saat itu saya terus tidak sadarkan diri dan tahu-tahu bangun sudah di rumah sakit," ucapnya, di RS Boro Sakit St Yusup Boro, Selasa sore.
Sementara itu, korban dari relawan JPM, Badrun, mengungkapkan peristiwa ini bermula saat petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di sebuah tiang listrik di pinggir jalan. Dalam perbaikan ini dibantu tiga relawan JPM.
Namun, saat petugas PLN tengah melakukan perbaikan dan berada di atas tiang listrik, tiba-tiba ratusan tawon gung datang menyerang. Relawan JPM yang ada di lokasi lantas berinisiatif menyingkirkan tawon dengan api yang disulut dari daun kelapa kering. Sementara, satu diantara relawan meminta bantuan anggota lain melalui sambungan telepon. Beberapa warga juga ikut membantu proses tersebut.
"Setelah itu dari petugas PLN langsung bisa turun, kurang lebih sengatan ke petugas itu sampai ratusan kali, kalau saya 15 sengatan di kepala dan punggung," ujarnya.
Badrun mengatakan pihaknya belum mengetahui dari mana tawon gung tersebut berasal dan dimana letak sarangnya. "Belum tahu dimana, nanti akan komunikasikan lagi dengan pihak terkait, apakah akan ada prose pencarian atau bagaimana," ucapnya.
Badrun mengungkapkan serangan tawon gung bukan kali pertama terjadi di Desa Banjarasri. Sebelumnya peristiwa serupa pernah terjadi, bahkan merenggut korban jiwa. "Dari informasi yang kami dapat sudah dua kali [peristiwa sengatan]. Yang pertama di Borosuci, satu meninggal, kejadiannya sekitar bulan lalu. Korban meninggal setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit St Yusup Boro," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.