Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi (kiri) menerima penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia dan Pelayanan Publik Berbasis HAM 2018.-Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali meraih penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia dan Pelayanan Publik Berbasis HAM 2018 atas upaya Pemkab memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Ini untuk kelima kalinya Pemkab mendapatkan penghargaan serupa.
Penganugerahan penghargaan ini bertepatan dengan Peringatan HAM Sedunia yang ke-70 pada tahun ini di Jakarta, Selasa (11/12/2018). Acara tersebut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, serta sejumlah pemimpin daerah penerima penghargaan.
Penghargaan diterima langsung Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi dari Yasonna Laoly di Gedung Kementerian Hukum dan HAM RI, Jakarta. Dasar penilaian kabupaten/kota peduli HAM adalah Peraturan Menteri Hukum dan HAM No.34/2015 tentang Kriteria Kabupaten/Kota peduli HAM.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan pemerintah atas berbagai upaya dan kerja keras Pemkab bersama membela hak-hak asasi manusia di Gunungkidul,” ungkap Immawan, dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (12/12/2018). Wabup lantas meminta seluruh jajarannya tidak jemawa.
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Gunungkidul, Hery Sukaswadi, menjelaskan penghargaan ini diterima karena telah memenuhi tujuh kriteria yang disyaratkan Pemerintah Pusat, antara lain kepedulian terhadap hak kesehatan, pendidikan, hak perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak dan lingkungan yang berkelanjutan.
Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, tentunya daerah yang sudah memenuhi nilai dan telah diverifikasi Pemerintah Pusat dengan rentang nilai >75 sampai dengan 100 kriteria Peduli HAM, >65 sampai dengan <75 kriteria Cukup Peduli HAM, >50 sampai dengan <65 kriteria Mulai Peduli HAM, sedangkan <50 kriteria Kurang Peduli HAM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.