Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Foto ilustrasi penerangan jalan/Antara/Mohamad Hamzah
Harianjogja.com, KULONPROGO- Komisi III DPRD Kulonprogo, mendesak pemerintah kabupaten untuk membangun 12.000 titik penerangan jalan umum lewat Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Langkah ini diperlukan untuk percepatan realisasi pembangunan.
Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo Aji Pangaribawa, mengatakan saat ini Kulonprogo masih kekurangan sekitar 12.000 PJU yang tersebar di 12 kecamatan. Namun, dalam pemenuhannya terkendala minimnya anggaran. Sehingga dalam setahun hanya mampu memasang 200.
"Jadi diperkirakan membutuhkan 20 tahun menyelesaikan pemasangan 12.000 titik PJU," ucap Aji, dalam Diskusi Kelompok Terarah tentang KPBU, Rabu (12/12/2018).
Untuk itu, pihaknya mendorong pemkab agar menggandeng pihak ketiga dalam hal ini lewat skema KPBU. Selain pemenuhan PJU, sistem ini diharapkan bisa diterapkan dalam pembangunan infrastruktur Bedah Menoreh. Sebagaimana diketahui pembangunan ini meliputi Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh dan Kalibawang.
"Pembangunan infrastruktur Bedah Menoreh akan berjalan lambat, bila hanya mengandalkan keuangan daerah, Pemda DIY atau melalui dana keistimewaan [danais]," ujarnya.
Dia mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur mutlak diperlukan. Sebab, selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar, juga untuk mengatasi kesenjangan pembangunan antarwilayah.
"Namun hal ini membutuhkan komitmen, kemauan dan kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan," katanya.
Pelaksana Harian Unit Manajemen Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Prioritas (TP5) DIY Rani Sjamsinarsi mengatakan pihaknya tengah mengusulkan adanya pembuatan rencana induk yang terintegrasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur dengan skema KPBU.
Pemda DIY lanjutnya, mengharapkan untuk skema KPBU Bedah Menoreh, harus ditepatakan potensinya seperti pariwisata atau budaya. "Sehingga perlu adanya pembenahan sumber daya manusianya, bukan hanya sekedar membangun infrastruktur dan sarana prasarananya saja, tapi SDM juga disiapkan dulu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.