Jogja Menari, Upaya Mengajak Generasi Muda Mencintai Budaya Negeri

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 18 Desember 2018 18:37 WIB
Jogja Menari, Upaya Mengajak Generasi Muda Mencintai Budaya Negeri

Pegiat budaya dan kesenian tradisional Renny Kusumowardhani/Ist-Dok Pribadi

Harianjogja.com, JOGJA-Pegiat budaya dan kesenian tradisional Renny Kusumowardhani menyebut saat ini banyak anak muda yang lebih suka kesenian dan budaya asing daripada budaya asli Indonesia. Padahal, kesenian asli Indonesia mendapatkan apresiasi besar di luar negeri dan warga asing. 

“Saya sering ikut belajar tari di Keraton dengan maestro tari. Dan rupanya banyak warga asing seperti dari Jerman dan Jepang yang ikut. Bahkan  di Amerika Serikat banyak warganya yang pandai membawakan Tari Golek,” kata Renny dalam rilisnya, Selasa (18/12/2018).

Melihat banyaknya anak muda yang melupakan kesenian tradisionalnya tersebut, Renny bersama alumni SMAN 1 Yogyakarta angkatan 

1993 akan menggelar Jogja Menari. Acara yang merupakan rangkaian reuni perak, 25 tahun ini akan diikuti oleh ribuan penari. 

“Jogja Menari merupakan salah satu bentuk kepedulian Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta [KATY] pada pelestarian budaya Indonesia. Sebuah gerakan edukasi cinta budaya. Dalam hal ini mempelajari tarian secara mandiri [YouTube] dan menampilkan serentak bersama-sama dan baru pertama di Jogjakarta,” kata Renny.

Sebagai kordinator Jogja Menari, Renny kemudian memilih tari Jaranan karena dianggap sederhana dan mudah diikuti oleh masyarakat yang belum mempunyai skil menari.

“Tari Jaranan ini adalah tari kreasi baru, yang khusus diciptakan untuk Jogja Menari 2018. Inspirasinya dari tarian Angguk yang berasal Kulon Progo dan dikemas menjadi lebih menarik,” jelas Renny.

Para penari akan menggunakan baju harus lurik dan penari laki-laki harus memakai surjan. 

“Saat ini kehidupan masyarakat modern, 90 persen bersentuhan dengan gadget. Hal ini membuat mereka lebih muda mengenal hip hop hingga K-Pop disbanding tarian-tarian Indonesia. Diharapkan dengan Jogja Menari membuat mereka cinta tradisi asli Indonesia dan mempelajarinya,” kata Renny yang saat ini bergeluk di financial industry tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online