Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Suasana Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (18/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru harga bahan pangan di Gunungkidul dinilai tidak ada kenaikan signifikan. Stok bahan pangan juga dirasa masih aman.
Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan hingga saat ini tidak ada kenaikan bahan pangan yang signifikan. Kenaikan hanya terjadi pada sayur-sayuran.
“Kalau membandingkan minggu ke empat November dengan Desember ini ada kenaikan di komoditas tomat hijau, tomat merah, kobis/kol. Untuk yang lain masih belum ada kenaikan signifikan,” ujar Sigit, Selasa (18/12/2018).
Untuk tomat hijau yang di November Rp5.217/kg pada Desember minggu ketiga ini menjadi Rp6.500/kg. Sementara untuk tomat merah di November Rp5.967/kg menjadi Rp7.000/kg dan untuk kol/kobis dari Rp6.783/kg menjadi Rp7.800/kg.
Sigit mengatakan kenaikan harga tersebut bukan karena pengaruh liburan namun para petani sudah jarang yang menanam sayur-sayuran, dan beralih ke tanaman pangan. “Untuk cabai ada kenaikan tapi sedikit, belum diatas 5%,” katanya.
Untuk mengantisipasi melambungnya harga bahan pangan, direncanakan akan ada pemantauan dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY Kamis (20/12). Terkait aka nada tidaknya Operasi Pasar, Sigit mengatakan hal tersebut ditentukan TPID DIY.
“Kami juga lihat dulu juga minggu ini, biasanya kalau ada kenaikan di minggu ini dan minggu besok,” ujarnya.
Salah satu pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Marsih mengatakan sejumlah harga sayur-sayuran memang mengalami kenaikan. Menurutnya kenaikan tersebut karena hasil panen yang sedikit.
“Mulai naik harga sayur-sayuran, setoran kesini dikit. Itu kan kalau sayur-sayuran seperti wortel kena air gampang rusak atau busuk. Ya mungkin petani menghindari itu,” ujarnya.
Meski begitu kenaikan dirasa masih wajar termasuk cabai. Marsih mengharapkan jika terjadi kenaikan harga tidak signifikan, agar para pembeli tidak berkurang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.