PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./ Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – KPU Gunungkidul memetakan kebutuhan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Pemilu 2019 sebanyak 19.026 tenaga. Rencananya pembentukan anggota ini ditargetkan selesai di awal Maret mendatang.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, dasar pembentukan anggota KPPS mengacu pada PKPU No.36/2018 tentang Perubahan Atas PKPU No.3/2018 tentang Pembentukan dan Tata Kerja PPK, PPS dan KPPS Dalam Penyelenggaran Pemilu.
Sesuai dengan peraturan, pembentukan panitia di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) dilaksanakan satu bulan sebelum pencoblosan berlangsung.
Oleh karenanya, Hani menargetkan pembentukan KPPS di Gunungkidul selesai di awal Maret mendatang. Adapun tenaga yang dibutuhkan mencapai 19.026. Jumlah ini mengacu pada kebutuhan TPS di Pemilu 2019 dikalikan dengan anggota di setiap lokasi sebanyak tujuh anggota.
“TPS kita ada 2.718 lokasi. Jadi tinggal dikalikan tujuh, maka akan ketemu jumlah kebutuhan KPPS di Gunungkidul,” kata Hani kepada Harianjogja.com, Senin (7/1/2019).
Dia menjelaskan, rekrutmen anggota KPPS dilakukan secara terbuka sehingga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Rencananya proses perekrutan ditangani oleh anggota PPS di setiap desa. “Sebelum perekrutan dilakukan, kami akan melakukan bimbingan teknis dan sosialisasi berkaitan dengan pembentukan KPPS. Rencananya sosialisasi dilaksankaan pada Februari mendatang,” ungkapnya.
Hani menambahkan, persyaratan untuk anggota KPPS ada sedikit perubahan. Jika di Pemilu 2014, syarat menjadi anggota harus berusia minimal 25 tahun dengan pendidikan paling rendah SMP, maka di Pemilu 2019 syarat usia menjadi 17 tahun dan pendidikan paling rendah SMA yang sederajat.
“Meski pembentukan ditangani PPS, kami (anggota KPU Gunungkidul) akan melakukan supervisi dan evaluasi agar pelaksanaan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” imbuh Hani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Konsumsi suplemen berlebihan seperti vitamin C dan D bisa membahayakan ginjal. Simak penjelasan ahli dan batas aman konsumsi.
Operasi Patuh 2026 digelar 8-21 Juni dengan fokus ETLE. Pelanggaran pelat nomor dan lalu lintas jadi sasaran utama.
Garebeg Besar Jogja 2026 digelar sederhana di Keraton. Sebanyak 4.000 ubarampe dibagikan kepada abdi dalem.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini turun di semua ukuran. Simak daftar harga terbaru 28 Mei 2026.
Kebakaran gereja di Mimika Papua Tengah diduga akibat lilin tak dipadamkan. Bangunan ludes, kerugian capai ratusan juta.