Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
GBPH Prabukusumo saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Hotel The Rich Jogja, Sabtu (12/1/2019)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN- Adik raja Kraton Jogja, Gusti Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo menyesalkan penangkapan mafia bola di Jogja. Dirinya mengatakan jika kasus mafia bola merupakan penyakit kronis.
GBPH Prabukusmo menceritakan jika dirinya yang pernah menjabat sebagai manajer PSIM juga pernah diisukan melakukan suap terhadap wasit.
Pada waktu itu, GBPH Prabukusumo menceritakan jika dirinya diminta untuk menemui langsung Adang Ruchiatna yang menjabat sebagai tim permasalahan perwasitan (Komisi Perwasitan) kala itu.
"Nah saya kemarin ketemu beberapa waktu yang lalu, ternyata beliau jadi ketua PMI Jawa Barat," kata GBPH Prabukusumo kepada awak media, Sabtu (12/1/2019).
Prabukusumo menurutkan jika dirinya sempat disidang dan dari ketiga terduga, dua terbukti bersalah. Adapun GPBH Prabukusumo dinyatakan tidak terbukti bersalah.
"Bagi saya, dengan kejadian yang pernah menimpa diri saya itu, [kasus mafia bola] ini sudah kronis sekali, jadi memang olahraga sepak bola ini kan sangat diminati oleh masyarakat, kemudian juga sangat besar anggarannya, dan dengan dimanipulasi semacam itu kan artinya mendatangkan uang bagi oknum-oknum tertentu. Jadi memang harus dipegang oleh orang orang yang betul-betul punya pikiran dan hati yang mulia. Itu tidak gampang," kata dia.
Terkait dengan mafia bola, GBPH Prabukusumo mengatakan kasus tersebut harus diusut tuntas. "Kalau gak tuntas penyakitnya kan sudah kronis, harus diberikan sanksi kepada oknumnya, kalau gak tuntas gimana? nanti penyakitnya tumbuh lagi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa