Bantul Ambil Alih Paris Van Jogja

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 15 Januari 2019 08:17 WIB
Bantul Ambil Alih Paris Van Jogja

Sejumlah pelajar menggelar kegiatan di Pavajo. -IST/Istagram-Pavajo.

Harianjogja.com, BANTUL  -- Pemerintah Kabupaten Bantul tahun ini mengambil alih pengelolaan kawasan Paris Van Jogja (Pavajo) setelah lima tahun terakhir dikelola pihak ketiga menjadi restoran dan tempat parkir bus pariwisata.

Pavajo yang berlokasi di Jalan Parangtritis KM 17,5, Pundong nantinya lebih menonjolkan budi daya ikan konsumsi, sekaligus pembibitan dan penjualannya. Selain itu kawasan tersebut juga akan menjadi pusat layanan konsultasi penyakit ikan.

"Kami kembalikan ke fungsi semula sebagai balai budi daya ikan," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) Bantul, Pulung Haryadi, Senin (14/1/2019).

Pulung mengatakan rencananya kawasan itu juga akan dilengkapi dengan pemancingan. Namun pihaknya baru membuka budidaya ikan terlebih dahulu pada awal 2019 ini. Dengan adanya Pavajo menjadi semacam budi daya ikan, maka Bantul memiliki lima kawasan budi daya ikan.

Selain Pavajo, balai budi daya ikan juga ada di Barongan, Krapyak, Gesikan, dan Sanden. Dalam pembuatan suatu kawasan budi daya ikan, pihaknya memperhatikan tiga hal yang harus terpenuhi, yaitu selain perikanan juga pertanian dan wisata, "Harus ada tiga unsur ini supaya ada perputaran uang disana," kata Pulung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online