Kebakaran KMP Putri Yasmin, 172 Orang Selamat, 1 Meninggal
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Intensitas hujan di wilayah DIY meningkat. Hal ini disebabkan oleh keberadaan daerah tekanan udara rendah di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Hasil pemantauan cuaca di Yogyakarta dalam dua sampai tiga hari ini intensitas hujan akan meningkat dari sebelumnya," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiono, Rabu (16/1/2019).
Dia menjelaskan, daerah tekanan udara rendah yang terpantau berada di Selatan NTT itu telah memicu terjadinya pola angin berupa perlambatan angin dan belokan angin di beberapa wilayah termasuk Jogja. "Kondisi itulah yang mendukung bagi pembentukan awan-awan hujan di Jogja," kata Djoko.
Ia mengemukakan, curah hujan harian di kawasan Sleman, Kota Jogja, dan Kulon Progo mencapai 20-50 milimeter (mm). Sedangkan di wilayah selatan Jogja seperti Bantul, Gunung Kidul dan Kulon Progo selatan mencapai 40-70 mm per hari.
Pada Rabu (16/1/2019) hujan dengan intensitas sedang-lebat berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kulonprogo, Sleman (Moyudan, Minggir, Godean, Gamping, Seyegan, Mlati, Turi, Pakem, Sleman, Tempel), Bantul (Srandakan, Sedayu, Pajangan, Pandak) dan dapat meluas ke seluruh wilayah Bantul, seluruh wilayah Sleman, seluruh wilayah Gunungkidul, dan Kota Jogja.
Djoko mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai potensi hujan disertai petir, dan angin kencang mulai pagi hingga sore hari di seluruh wilayah DIY.
Selain itu, masyarakat, khususnya nelayan juga perlu mewaspadai tinggi gelombang di perairan Selatan Jawa yang mengalami peningkatan dengan tinggi mencapai 2,5 - 4 meter atau masuk kategori tinggi.
Sementara itu, intensitas hujan yang tinggi juga mengguyur Aceh Tenggara beberapa hari terakhir. Kondisi ini mengakibatkan banjir dan tanah longsor di empat desa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Rabu (16/1/2019), mengatakan hingga kini petugas sedang melakukan penanganan terhadap korban terdampak banjir dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
"Alhamdulillah, untuk sementara ini dari laporan BPBD Aceh Tenggara tidak ada korban jiwa. Namun kita masih melakukan pendataan di lapangan," kata Ahmad.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh pekan lalu menyatakan, dewasa ini cuaca buruk akibat hujan yang tinggi mulai berkurang baik intensitas maupun kualitas yang terjadi di provinsi itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan