Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Salah seorang pegawai dari Sekretariat KPU Gunungkidl sedang menunjukan kotak suara untuk Pemilu 2019 di dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi DPTb di Ruang Pertemuan BPR Dana Insani, Kamis (13/12/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI - KPU Gunung Kidul membentuk relawan demokrasi guna menyasar kelompok tertentu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019.
Kelompok tersebut mulai dari pemilih pemula, penyandang disabilitas, kaum perempuan, kelompok masyarakat marjinal, kelompok yang mempunyai kebutuhan khusus hingga organisasi keagamaan. Relawan demokrasi itu nantinya akan disebar pada 18 kecamatan di Gunung Kidul.
Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisi Masyarakat KPU Gunungkidul Supami mengatakan pendaftaran relawan demokrasi ditutup pada Selasa (15/1) sampai pukul 16.00 WIB. Ia menuturkan hingga jelang penutupan pendaftaran sudah ada 60 orang yang mendaftar untuk menjadi relawan demokrasi.
"Dari pendaftar 60 orang ini, nanti akan kami saring menjadi 55 orang saja," kata Supami kepada Harian Jogja, Selasa (15/1/2019).
Ia menambahkan ada beberapa syarat yang sudah ditetapkan oleh KPU untuk bisa menjadi calon relawan demokrasi. Antara lain, calon relawan harus sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), latar belakang pendidikan minimal SMA, tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu dan membuat surat pernyataan tidak pernah tersandung kasus hukum. Selanjutnya para calon relawan demokrasi yang lolos seleksi administrasi akan mendapat panggilan untuk diwawancara.
Pihaknya merencanakan pada Kamis (17/1/2019) para relawan itu akan melakukan edukasi terkait dengan segala pelaksanaan pemilu. "Diharapkan upaya yang dilakukan oleh KPU ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datanug ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 yang akan datang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 15 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
KKP mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat hilirisasi perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.