Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi sampah. /Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo merekrut 30 orang menjadi Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemantau Sampah. Linmas ini bertugas untuk memantau warga, khususnya di Kota Wates, agar tidak membuang sampah di sungai maupun membakarnya.
Selain itu, mereka juga bertugas mengawasi penjemputan sampah yang dilakukan para kelompok swadaya masyarakat (KSM). Jika nanti Linmas ini menemukan warga yang membuang sampah sembarang atau membakarnya, maka akan ditegur dan dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo. Warga yang ketahuan tersebut kemudian akan dibina.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan Linmas khusus ini bertugas setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB sampai sore. “Di hari-hari tertentu Linmas akan dikerahkan untuk bertugas malam hari guna memantau kawasan ramai, seperti Alun-Alun Wates,” ujarnya, Kamis (17/1/2019).
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengungapakan linmas ini baru dibentuk pada bulan ini dan bertugas di bawah komando Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo. Linmas khusus ini digaji per hari Rp75.000 yang terdiri dari upah pokok Rp50.000 dan uang makan Rp25.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.