4 Prajurit TNI Penganiaya Serda Ahmad Sempat Beri Kabar Bohong Korban Kecelakaan
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL - Kondisi korban kecelakaan truk yang sengaja dikemudikan zig-zag atau lazim disebut dengan Kapten Oleng, sudah mulai membaik. Hal itu disampaikan olehWelas Asih salah satu orang tua korban, Tri Irwantoro.
Sebelumnya dua pelajar SMP asal Dusun Jaten, Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, Viki Dwi Pratama dan Tri Irwantoro menjadi korban kecelakaan fenomena truk Kapten Oleng di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS), Gadingsari, Sanden, Bantul pada Minggu (20/1/2019) petang. Kepolisian telah menahan Muhammad Faisal selaku pengemudi truk yang melakukan aksi Kapten Oleng tersebut. Sebelumnya, kecelakaan itu bermula saat truk bernomor polisi AB 8482 TK hendak pulang dari acara festival truk di Pantai Goa Cemara dan melakukan aksi Kapten Oleng yang dan lepas kendali dan mengakibatkan menabrak motor dari arah yang berlawanan.
Welas Asih yang juga orang tua Tri Irwantoro mengatakan, setelah kecelakaan menimpa, anaknya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat agar segera ditangani dengan luka di bagian wajah. Kebetulan anaknya yang juga pelajar kelas VII SMP 3 Pandak, Bantul itu masih dalam kondisi sadar, berbeda dengan temannya, Fiki saat itu tidak sadarkan diri. "Kalau anak saya waktu itu masih sadar," ucapnya saat ditemui Harian Jogja di rumahnya, Selasa (22/1/2019).
Sejak Minggu sore, anaknya, Tri Iwantoro dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih, sedangkan temannya yang juga menjadi korban, yaitu Fiki Dwi Pratama harus dirujuk ke Rumah Sakit Siloam Solo untuk mendapatkan perawatan khusus.
Saat ini kondisi korban anaknya telah membaik. Tetapi ia belum sempat menengok karena masih mengurusi anaknya yang masih kecil di rumah. “Kondisi anak saya sudah membaik dan tidak mengalami koma, ini bapaknya lagi nungguin disana [Rumah Sakit Panti Rapih]. Tapi saya belum sempat menengok, soalnya harus jaga rumah dan ngurusin adik-adiknya yang masih kecil,” katanya.
Welas asih juga mengatakan, pada Selasa (22/1/2019) siang, ia juga telah mendapat kabar bahwa korban Fiki Dwi Pratama sudah sadarkan diri dari koma yang dialami setelah kejadian nahas tersebut. "Informasinya sudah sadar, tadi saya dapat info jam 10.00 [Selasa 22/1/2019]," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
Thermal runaway dapat membuat baterai lithium-ion mengalami panas tak terkendali hingga kebakaran. Kenali penyebab dan tanda baterai ponsel bermasalah.
David Beckham mendukung Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or 2026 setelah mencetak gol ke-100 untuk Inter Miami dan tampil impresif di Piala Dunia.
Reach, pemilik Daily Mirror dan Daily Express, memangkas 220 posisi editorial di tengah penurunan trafik Google dan perubahan konsumsi berita akibat AI.
Liga Pro Arab Saudi luncurkan Share and Earn, skema bagi hasil streaming bagi pemain dan kreator. Ronaldo berpeluang raup cuan dari 1 miliar followers.
CEO Snapchat Evan Spiegel mengatakan pembatasan waktu penggunaan remaja telah dibahas secara internal. Namun, belum ada jadwal penerapannya.