BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
eorang perajin menunjukkan salah satu hasil kerajinan pandan duri kering di raung pamer di Dusun Kemukus, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan, Selasa (11/12/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kulonprogo mempersiapkan peningkatan kualitas produk UMKM lokal agar bisa bersaing dan memanfaatkan peluang keberadaan New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Kepala Diskop-UMKM Kulonprogo Sri Harmintarti menegaskan kantornya masih dalam proses persiapan agar produk-produk lokal UMKM bisa dipasarkan dengan adanya NYIA. Dinasnya siap bekerja sama dengan Angkasa Pura I terkait dengan peluang masuknya beberapa produk lokal tersebut.
“Sudah ada pertemuan dan ada surat dengan Angkasa Pura I agar ada perhatian khusus ke koperasi dan UMKM di Kulonprogo,” paparnya, Rabu (23/1/2019). Diskop UMKM masih mempersiapkan berbagai ketentuan dan detail yang dibuat AP I apabila produk lokal tersebut bisa dipasarkan.
Menurut Sri, sebelum dipasarkan, produk UMKM akan terlebih dahulu dipersiapkan kualitasnya dengan standar premium. Selain pada UMKM yang bisa dipasarkan di bandara, Diskop-UMKM juga berharap pelaku UMKM di lokasi sekitar bandara bisa menangkap peluang yang sama. Sampai saat ini di Kulonprogo ada 35.472 UMKM.
Pelaku UMKM di Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, yang bergerak di bidang kerajinan bambu, Sumardi, mengatakan tahun ini dirinya mendapat bantuan dari Kementerian Perindustrian RI untuk membuat sentra produksi bambu.
Nantinya, produk bambu tersebut dipersiapkan untuk memasarkannya di bandara. “Saya sudah memproduksi kerajinan cenderamata dari bambu sejak 2016 tapi belum dipasarkan. Dipersiapkan nanti memasarkannya saat bandara sudah jadi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.