Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Event & Operational Officer HAFECS, R. Dida Hutama Rustian Alqad Sadono memberikan kenang-kenangan saat berkunjung ke Harian Jogja, Senin (28/1/2019). /Harian Jogja-Nugroho Nurcahyo
Harianjogja.com, JOGJA- Highly Functioning Education Consulting Services (HAFECS) ingin mencari sekolah di DIY yang akan didampingi untuk pengembangan sistem pengajaran dengan metode mereka.
Hal itu terungkap dalam kunjungan HAFECS ke Harian Jogja, Senin (28/1/2019). Kunjungan diikuti Event & Operational Officer HAFECS, R. Dida Hutama Rustian Alqad Sadono dan Community Development Officer HAFECS Hasna Anintya Isnursasi. Mereka diterima oleh Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo.
Dida menjelaskan HAFECS merupakan lembaga transformasi pendidikan yang mengembangkan metode pengajaran di kelas dan metode pembelajaran para guru.
"Guru memegang peranan yang krusial dalam sistem pengajaran, namun selama ini hanya ada sedikit feedback. Pengajaran oleh guru perlu sistem yang terukur," katanya.
Salah satu contoh dalam sistem HAFECS, adalah metode agar guru bisa menjelaskan sebuah materi pada siswa di kelas yang memiliki berbagai tingkatan kemampuan. "Perlu upaya agar cara guru menjelaskan materi bisa efektif," jelas Dida.
Sistem HAFECS ini telah diterapkan di Global Islamic Boarding School (GIBS) di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Sejak tahun lalu, HAFECS telah merambah DIY namun baru sebatas mengadakan training dan workshop. Sedikitnya 30 sekolah di DIY telah mendapatkan ilmu tentang metode pengajaran ini.
Saat ini, pihaknya ingin mengembangkan lebih serius melalui program sister school. Nantinya, sekolah akan didampingi secara intensif oleh trainer sistem pengajaran dari HAFECS untuk menerapkan sistem pengajaran ini. "Kami targetkan setiap tahun ada satu sekolah yang bergabung dalam program sister school ini," katanya.
Nugroho Nurcahyo mengungkapkan program ini mestinya akan lebih mudah diterima di DIY karena merupakan daerah sentra pendidikan. "Bahkan nanti berpotensi memunculkan predikat baru, untuk sekolah yang telah menerapkan program HAFECS," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.