Petani Magelang Tingkatkan Nilai Sawi Lewat Keripik Kraukk
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Event & Operational Officer HAFECS, R. Dida Hutama Rustian Alqad Sadono memberikan kenang-kenangan saat berkunjung ke Harian Jogja, Senin (28/1/2019). /Harian Jogja-Nugroho Nurcahyo
Harianjogja.com, JOGJA- Highly Functioning Education Consulting Services (HAFECS) ingin mencari sekolah di DIY yang akan didampingi untuk pengembangan sistem pengajaran dengan metode mereka.
Hal itu terungkap dalam kunjungan HAFECS ke Harian Jogja, Senin (28/1/2019). Kunjungan diikuti Event & Operational Officer HAFECS, R. Dida Hutama Rustian Alqad Sadono dan Community Development Officer HAFECS Hasna Anintya Isnursasi. Mereka diterima oleh Redaktur Pelaksana Harian Jogja, Nugroho Nurcahyo.
Dida menjelaskan HAFECS merupakan lembaga transformasi pendidikan yang mengembangkan metode pengajaran di kelas dan metode pembelajaran para guru.
"Guru memegang peranan yang krusial dalam sistem pengajaran, namun selama ini hanya ada sedikit feedback. Pengajaran oleh guru perlu sistem yang terukur," katanya.
Salah satu contoh dalam sistem HAFECS, adalah metode agar guru bisa menjelaskan sebuah materi pada siswa di kelas yang memiliki berbagai tingkatan kemampuan. "Perlu upaya agar cara guru menjelaskan materi bisa efektif," jelas Dida.
Sistem HAFECS ini telah diterapkan di Global Islamic Boarding School (GIBS) di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Sejak tahun lalu, HAFECS telah merambah DIY namun baru sebatas mengadakan training dan workshop. Sedikitnya 30 sekolah di DIY telah mendapatkan ilmu tentang metode pengajaran ini.
Saat ini, pihaknya ingin mengembangkan lebih serius melalui program sister school. Nantinya, sekolah akan didampingi secara intensif oleh trainer sistem pengajaran dari HAFECS untuk menerapkan sistem pengajaran ini. "Kami targetkan setiap tahun ada satu sekolah yang bergabung dalam program sister school ini," katanya.
Nugroho Nurcahyo mengungkapkan program ini mestinya akan lebih mudah diterima di DIY karena merupakan daerah sentra pendidikan. "Bahkan nanti berpotensi memunculkan predikat baru, untuk sekolah yang telah menerapkan program HAFECS," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.