Prameks Jogja-Kutoarjo Makin Diminati, Ini Jadwalnya
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. /Suara.com-Arga
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinamika sosial semakin hangat menjelang pelaksanaan Pemilu pada 17 April mendatang. Dibutuhkan sinergitas antara TNI/Polri serta rakyat untuk menjaga pelaksanaan Pemilu 2019 agar sukses.
Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Komisariat DIY, Sugiyanto Harjo Semangun mengatakan perlu ada sinergitas antara TNI/Polri serta rakyat untuk menjaga pelaksanaan Pemilu 2019. "Sinergitas itu adalah syarat multak untuk ketahanan nasional. Ketahanan nasional terbentuk oleh ketahanan wilayah maupun daerah," katanya seusai mengikuti acara sepeda santai bersama jajaran Kodim 0732/Sleman dan tokoh masyarakat dan komunitas, Jumat (1/2/2019).
Inti dari ketahanan nasional, kata Sugiyanto, adalah masyarakat sejahtera dan aman. Dalam konteks Pemilu 2019 mendatang, rakyat Indonesia akan melaksanakan amanah konstitusi untuk memilih pemimpin tertingi negeri ini secara demokratis.
Sugiyanto menekankan agar masyarakat memilih orang-orang terbaik, baik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres). "Menurut saya pemimpin harus memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang tidak diragukan lagi. Setidaknya harus punya tiga kecakapan. Pertama, mampu membuat perencanaan yang baik, kedua mampu membuat keputusan yang cepat tepat dan benar. Kemudian yang ketiga, seorang pemimpin harus mampu meredam konflik,” katanya, Jumat.
Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdinasyah optimistis jika Pemilu 2019 di Sleman akan berlangsung aman. Dia juga optimistis pelaksanaan Pemilu di Sleman berjalan aman, damai.
Berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan dilakukan Polres Sleman, di antaranya dengan meningkatkan soliditas dan sinergitas dengan TNI, dalam hal ini Kodim 0732/Sleman dan tokoh serta komunitas masyarakat di Sleman. "Kami akan tingkatkan keamanan. Kalau kita-kita [semua elemen masyarakat] akur, [maka] aman,” tegasnya.
Di sisi lain, Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro mengatakan kegiatan sepeda gembira bersama Jajaran Polres Sleman, tokoh dan komunitas masyarakat disamping untuk olah raga dan kesehatan, juga untuk meningkatkan sinergitas untuk menciptakan keamanan bersama di Sleman.
"Kalau ini nanti digunakan menjadi momen ke depannya menjadi akrab, sinergis, menjadi kekuatan luar biasa untuk Sleman Sembada, sehingga Pemilupun berlangsung lebih aman dan kondusif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.
Listrik padam total di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak Jumat malam. PLN ungkap gangguan sistem, warga Pekanbaru terdampak luas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.