Unsoed Pastikan Kepemimpinan Tetap Berjalan Usai Pemeriksaan KPK
Unsoed memastikan kepemimpinan universitas tetap berjalan meski KPK memeriksa sejumlah pejabat rektorat di Jakarta.
Lubang yang muncul di tengah Kali Kuning di Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Minggu (10/2/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, SLEMAN – Lubang di tengah Sungai Kuning di Dusun Sambirejo, Selomartani, Kalasan, Sleman, menyedot aliran air dan menjadi perbincangan warga sekitar. Lubang yang menggegerkan itu pernah muncul, tetapi masih kecil dan warga menutupnya dengan pasir dan anyaman bambu.
Kepala Dusun Sambirejo Giyanto air tersedot lubang di tengah kali pada Jumat siang (8/2/2019) sekitar pukul 11.11 WIB. "Sebenarnya kejadian ini bukan yang pertama. Dulu pernah dua kali kejadian [amblas], tetapi sudah ditangani dengan gotong royong warga," kata Giyanto, dikutip Antara.
Lubang yang masih kecil itu ditutup dengan karung pasir, terpal dan bambu. Namun, tanggul buatan warga tidak bisa menahan desarnya air pada Jumat siang pekan lalu.
"Pintu air tidak bisa dibuka selama 16 tahun akibat rusak, dan tanggul buatan tidak bisa menahan, akhirnya jebol lagi," ujar dia.
Dia menegaskan lubang muncul bukan karena penambangan pasir di sungai itu. "Bangunannya sudah tua dan dulu pernah ada lubang serupa," katanya.
Air sungai biasanya mengalir horizontal ke tempat yang lebih rendah. Ini mengalir vertikal dan masuk ke dalam tanah. Ini terjadi di Desa Babadan, Kulon Pasar Giri Rejo Selomartani Sleman. Kemungkinan adanya lubang bawah tanah di sisi bendungan menyebabkan air masuk ke lubang itu. pic.twitter.com/7uaSssvwvT
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) February 10, 2019
Lubang dengan kedalaman sekitar dua meter berdiameter menganga seluas sekitar 12 meter persegi, terletak di antara jembatan dan bendungan Sambirejo. Lubang itu diperkirakan terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan aliran air yang menggerus dasar sungai sehingga membentuk lubang besar.
"Munculnya lubang besar tersebut kemungkinan karena hujan lalu ada aliran air deras yang membawa material pasir. Pintu air tertutup akhirnya mencari jalan dan menggerus dasar sungai," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Achmad Subhan.
DPUKP Sleman kemudian mengerahkan dua unit ekskavator untuk menormalisasi sungai. Selain itu, juga membuka pintu air agar aliran air bisa lancar. Dinas juga mempersiapkan 80 bronjong untuk memperkuat bendungan dan batu-batu untuk menutup lubang yang menganga.
Senin (11/2/2019) ini, DPUKP menutup lubang secara permanen. Subhan memastikan kejadian itu tidak berdampak signifikan terhadap konstruksi jembatan maupun bendungan di sekitarnya. Dia menyatakan pintu air tidak dibuka saat hujan untuk mencegah material yang bisa menyumbat pintu air sehingga tidak bisa ditutup kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Unsoed memastikan kepemimpinan universitas tetap berjalan meski KPK memeriksa sejumlah pejabat rektorat di Jakarta.
George Russell raih pole position Sprint F1 GP Belanda 2026 di Zandvoort. Unggul 0,041 detik atas Norris. Verstappen di posisi 6
Hull City vs Manchester United di pekan perdana Liga Inggris 2026-2027, Sabtu (22/8). Carrick waspadai tim promosi, Jakirovic janji sulitkan MU
KPK mengungkap peran guru sebagai koordinator siswa dalam dugaan jual beli kursi Unsoed dengan harga Rp50 juta hingga Rp500 juta.
4,3 juta mobil listrik di China direcall karena masalah gagang pintu elektronik yang dinilai berisiko saat kendaraan kehilangan daya.
Dapat panggilan nomor asing yang cuma berdering sekali? Waspada modus wangiri dan jangan asal menelepon balik.