RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sosok mayat laki-laki di temukan di sekitar Pantai Trisik, Galur, Kulonprogo, Sabtu (16/2/2019) pagi. Mayat tersebut diduga santri yang hanyut saat mandi di Sungai Bolong, Secang, Magelang, Jawa Tengah, bernama Sofyan, 17.
Jenazah Sofyan pertama kali ditemukan oleh Bayu, 32, seorang nelayan asal Gadingsari, Sanden, Bantul, sekitar pukul 08.30 WIB. Bayu dan temannya Icung, 35 saat itu tengah berangkat mencari ikan di selatan Pantai Trisik. Namun dalam perjalanan menemukan mayat mengapung terombang-ambing di laut.
Temuan tersebut lantas dilaporkan ke Posko Search dan Rescue (SAR) Pantai Baru, Srandakan, karena lokasi penemuan lebih dekat ke posko tersebut. Sejumlah anggota Tim SAR dari Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah 4 Bantul langsung diterjunkan untuk mengevakuasi.
"Karena lokasi penemuan lebih dekat dengan Satlinmas Koordinator Wilayah 4 Bantul maka dari tim kami yang mengevakuasi dengan kapal Jukung," kata Sekretaris Satlinmas 4 Bantul, Nugroho, melalui sambungan telepon, Sabtu (16/2/2019).
Setelah dibawa ke pinggir pantai, jenazah langsung diperiksa oleh tim medis dan kepolisian Sektor Galur. Bedasarkan hasil pemeriksaan, kata Nugroho, jenazah itu dipastikan adalah Sofyan, santri yang hanyut di Sungai Balong, Kauman, Secang Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/2/2019) sore lalu. "Setelah diperiksa tadi langsung diserahkan kepada pihak keluarga," kata Nugroho.
Diketahui Sofyan yang merupakan santri Nurul Islam, Kauman, Secang, Magelang, hanyut di Sungai Balong. Saat itu korban bersama dua temannya sedang mandi sekitar pukul 16.00 WIB. Namun arus sungai semakin deras sehingga korban terbawa arus. Sementara dua teman korban berhasil menyelamatkan diri.
Korban akhirnya dapat ditemukan di selatan Pantai Trisik, Galur, Kulonprogo, dengan kondisi luka dibagian kepala dan beberapa anggota tubuh, "Lukanya itu kemungkinan karena benturan batu saat hanyut. Karena hanyut sampai puluhan kilometer kilometer sampai laut," ujar Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.