Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sosok mayat laki-laki di temukan di sekitar Pantai Trisik, Galur, Kulonprogo, Sabtu (16/2/2019) pagi. Mayat tersebut diduga santri yang hanyut saat mandi di Sungai Bolong, Secang, Magelang, Jawa Tengah, bernama Sofyan, 17.
Jenazah Sofyan pertama kali ditemukan oleh Bayu, 32, seorang nelayan asal Gadingsari, Sanden, Bantul, sekitar pukul 08.30 WIB. Bayu dan temannya Icung, 35 saat itu tengah berangkat mencari ikan di selatan Pantai Trisik. Namun dalam perjalanan menemukan mayat mengapung terombang-ambing di laut.
Temuan tersebut lantas dilaporkan ke Posko Search dan Rescue (SAR) Pantai Baru, Srandakan, karena lokasi penemuan lebih dekat ke posko tersebut. Sejumlah anggota Tim SAR dari Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah 4 Bantul langsung diterjunkan untuk mengevakuasi.
"Karena lokasi penemuan lebih dekat dengan Satlinmas Koordinator Wilayah 4 Bantul maka dari tim kami yang mengevakuasi dengan kapal Jukung," kata Sekretaris Satlinmas 4 Bantul, Nugroho, melalui sambungan telepon, Sabtu (16/2/2019).
Setelah dibawa ke pinggir pantai, jenazah langsung diperiksa oleh tim medis dan kepolisian Sektor Galur. Bedasarkan hasil pemeriksaan, kata Nugroho, jenazah itu dipastikan adalah Sofyan, santri yang hanyut di Sungai Balong, Kauman, Secang Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/2/2019) sore lalu. "Setelah diperiksa tadi langsung diserahkan kepada pihak keluarga," kata Nugroho.
Diketahui Sofyan yang merupakan santri Nurul Islam, Kauman, Secang, Magelang, hanyut di Sungai Balong. Saat itu korban bersama dua temannya sedang mandi sekitar pukul 16.00 WIB. Namun arus sungai semakin deras sehingga korban terbawa arus. Sementara dua teman korban berhasil menyelamatkan diri.
Korban akhirnya dapat ditemukan di selatan Pantai Trisik, Galur, Kulonprogo, dengan kondisi luka dibagian kepala dan beberapa anggota tubuh, "Lukanya itu kemungkinan karena benturan batu saat hanyut. Karena hanyut sampai puluhan kilometer kilometer sampai laut," ujar Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.