Jatuh dari Pohon Kelapa, Pria Paruh Baya Ini Hilang Nyawa

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 21 Februari 2019 16:20 WIB
Jatuh dari Pohon Kelapa, Pria Paruh Baya Ini Hilang Nyawa

Ilustrasi mayat./JIBI

Harianjogja.com, BANTUL—Diduga terjatuh saat memanjat pohon kelapa, Paryono, 50, warga Dusun Kadekrowo, Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul, ditemukan tak bernyawa, Kamis (21/2/2019).

Kapolsek Pandak, AKP Amir Muhammad mengatakan jasad Paryono ditemukan pertama kali oleh Sumiyati, 55, tetangga korban, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat pertama kali ditemukan, tubuh Paryono tergeletak kaku di bawah pohon kelapa yang berada di halaman rumahnya.

Awalnya, kata Kapolsek, Sumiyati sempat ragu akan apa yang dilihatnya. Namun setelah memanggil sejumlah warga lain, tubuh itu pun akhirnya dipastikan adalah jasad Paryono, tetangganya sendiri.
Lantaran sudah tidak bernafas, warga melaporkannya ke polisi. Dari hasil pemeriksaan tim medis, kata Amir, korban diduga sudah meninggal sekitar dua jam sebelumnya. "Kemungkinan jatuh dari pohon saat akan mengambil kelapa," kata Amir.

Dugaan itu, kata Kapolsek, juga dikuatkan dengan beberapa luka ditubuh korban. Korban mengalami patah tulang pada paha kiri sehingga memicu pendarahan dalam yang berat, terdapat luka lecet di tangan yang diduga bekas goresan dengan pohon.

Namun luka yang paling parah adalah di bagian paha, "Terjadinya pendarahan hebat pada paha kiri atas. Karena tak segera ditangani, inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia. Jadi dipastikan tak ada tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan apapun," ujar Amir.

Amir menambahkan korban yang belum berkeluarga itu kemudian diserahkan pada pihak keluarga. Polisi juga ikut bekerja bakti dalam proses pemakaman korban.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online