Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Diduga terjatuh saat memanjat pohon kelapa, Paryono, 50, warga Dusun Kadekrowo, Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul, ditemukan tak bernyawa, Kamis (21/2/2019).
Kapolsek Pandak, AKP Amir Muhammad mengatakan jasad Paryono ditemukan pertama kali oleh Sumiyati, 55, tetangga korban, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat pertama kali ditemukan, tubuh Paryono tergeletak kaku di bawah pohon kelapa yang berada di halaman rumahnya.
Awalnya, kata Kapolsek, Sumiyati sempat ragu akan apa yang dilihatnya. Namun setelah memanggil sejumlah warga lain, tubuh itu pun akhirnya dipastikan adalah jasad Paryono, tetangganya sendiri.
Lantaran sudah tidak bernafas, warga melaporkannya ke polisi. Dari hasil pemeriksaan tim medis, kata Amir, korban diduga sudah meninggal sekitar dua jam sebelumnya. "Kemungkinan jatuh dari pohon saat akan mengambil kelapa," kata Amir.
Dugaan itu, kata Kapolsek, juga dikuatkan dengan beberapa luka ditubuh korban. Korban mengalami patah tulang pada paha kiri sehingga memicu pendarahan dalam yang berat, terdapat luka lecet di tangan yang diduga bekas goresan dengan pohon.
Namun luka yang paling parah adalah di bagian paha, "Terjadinya pendarahan hebat pada paha kiri atas. Karena tak segera ditangani, inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia. Jadi dipastikan tak ada tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan apapun," ujar Amir.
Amir menambahkan korban yang belum berkeluarga itu kemudian diserahkan pada pihak keluarga. Polisi juga ikut bekerja bakti dalam proses pemakaman korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.