Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Bupati Bantul Suharsono (kiri) mengukuhkan pengurus Paguyuban Dukuh (Pandu) Bantul periode 2018-2023 di Parasamya, Bantul, Rabu (27/2/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Setiap kepala desa dan kepala dusun bakal ditindak tegas jika terbukti terlibat dalam politik praktis saat ajang Pemilu 2019.
Bupati Bantul Suharsono mengatakan hal itu bukan sekadar gertak sambal. Dia mengaku bakal menindak tegas jika dalam Pemilu 2019 ada kepala desa dan kepala dusun yang melanggar prinsip netralitas. "Saya minta dukuh [kepala dusun] tetap on the track, tidak ikut kepentingan politik. Begitu juga dengan kepala desa," kata Suharsono, dalam acara Musyawarah Daerah Paguyuban Dukuh (Pandu) Bantul di kompleks Parasamya, Bantul, Rabu (27/2/2019).
Menurut Suharsono, kepala dusun memiliki peran strategis di tingkat paling bawah yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga diharapkan untuk tetap semangat dalam melayani masyarakat. Selain itu ia juga meminta kepala dusun ikut membantu mendukung program pembangunan Pemkab Bantul dalam mewujudkan visi misi Pemkab Bantul.
Jelang pemilu ini, kata Suharsono, kepala dusun dan kepala desa memang rawan ditarik-tarik dalam kepentingan politik. Bahkan dia sudah mendengar adanya kepala desa di wilayah Sanden yang diduga terindikasi tidak netral.
Dugaan itu, kata dia, kini tengah diselidiki dan pihaknya siap menindak dari sanksi teguran hingga pemecatan jika terbukti. Tidak hanya itu, bupati yang diusung oleh Partai Gerindra ini akan memantau kepala dusun dan kepala desa yang ikut berkampanye. "Kalau jam dinas menghadiri di partai apa saja tanpa izin akan saya jemput paksa. Bersama Satpol PP, dia akan saya seret paksa. Saya lebih mementingkan warga," ujar dia.
Jam dinas bagi seorang aparatur sipil negara dan pelayan publik, menurut Suharsono mutlak adanya. Dia lantas mencontohkan dirinya sendiri. “Meski saya dari [Partai] Gerindra, hari ini ada Pak Prabowo datang ke Jogja, namun karena masih jam dinas, saya absen dan memilih untuk tetap bekerja,” kata dia, Rabu.
Ketua Pandu Bantul, Sulistiyo Atmojo memastikan sampai saat ini kepala dusun di Bantul tetap netral, tidak ada yang terlibat menjadi tim sukses dalam pemilu 2019 ini, baik tim sukses pemilihan presiden dan wakil presiden, maupun tim sukses calon angota legislatif. Bahkan antarkepala dusun sudah sepakat untuk saling menjaga dan mengingatkan agar tidak tergiur menjadi tim sukses. "Kami justru bersinergi dengan KPU dan Bawaslu Bantul. Banyak kepala dusun yang sekarang jadi pengawas panitia pemungutan suara," kata Sulistiyo.
Sebagai catatan, saat ini di Bantul ada 933 kepala dusun, dan 40 orang di antaranya adalah pengurus Pandu Bantul. Sulistyo tak menampik ada calon anggota legislatif yang mencoba menarik-narik kepala dusun jadi tim sukses. Namun ia memastikan tidak akan berhasil karena dukuh sudah komitmen netral. Kepala dusun, kata dia, akan bersyukur siapapun nantinya yang terpilih baik presiden maupun anggota legislatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.